Infaq

@Infaq (Tazkirah)

Pendahuluan.

{Infaq itu adalah merangkumi berzakat, bersedakah dan menderma pada bila-bila masa tak kira sama ada ianya akhir Ramadhan atau tidak. Nafkahkanlah atau infaqkanlah sebahagian dari rezeki yang dikurniakan oleh Allah SWT atas jalan Allah seberapa banyak yang boleh.}

Surah 2. Al-Baqara, Verse 3:
الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Indonesian:
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

En: Khan:
Who believe in the Ghaib and perform As-Salat (Iqamat-as-Salat), and spend out of what we have provided for them [i.e. give Zakat, spend on themselves, their parents, their children, their wives, etc., and also give charity to the poor and also in Allah’s Cause – Jihad, etc.].

Surah 8. Al-Anfal, Verse 3:
الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Indonesian:
(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

En: Khan:
Who perform As-Salat (Iqamat-as-Salat) and spend out of that We have provided them.

Surah 42. Ash-Shura, Verse 38:
وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Indonesian:
Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

En: Khan:
And those who answer the Call of their Lord [i.e. to believe that He is the only One Lord (Allah), and to worship none but Him Alone], and perform As-Salat (Iqamat-as-Salat), and who (conduct) their affairs by mutual consultation, and who spend of what We have bestowed on them;

Surah 22. Al-Hajj, Verse 35:
الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَىٰ مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلَاةِ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Indonesian:
(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.

En: Khan:
Whose hearts are filled with fear when Allah is mentioned; who patiently bear whatever may befall them (of calamities); and who perform As-Salat (Iqamat-as-Salat), and who spend (in Allah’s Cause) out of what We have provided them.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 54:
أُولَٰئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُم مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Indonesian:
Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan.

En: Khan:
These will be given their reward twice over, because they are patient, and repel evil with good, and spend (in charity) out of what We have provided them.

Surah 32. As-Sajda, Verse 16:
تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Indonesian:
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan.

En: Khan:
Their sides forsake their beds, to invoke their Lord in fear and hope, and they spend (charity in Allah’s Cause) out of what We have bestowed on them.

Menginfaq secara sembunyi ataupun terang-terangan.

Surah 14. Ibrahim, Verse 31:
قُل لِّعِبَادِيَ الَّذِينَ آمَنُوا يُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُنفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خِلَالٌ
Indonesian:
Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.

En: Khan:
Say (O Muhammad SAW) to ‘Ibadi (My slaves) who have believed, that they should perform As-Salat (Iqamat-as-Salat), and spend in charity out of the sustenance We have given them, secretly and openly, before the coming of a Day on which there will be neither mutual bargaining nor befriending.

1. Apa yang dinafkahkan.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 219:
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ
Indonesian:
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,

En: Khan:
They ask you (O Muhammad SAW) concerning alcoholic drink and gambling. Say: “In them is a great sin, and (some) benefit for men, but the sin of them is greater than their benefit.” And they ask you what they ought to spend. Say: “That which is beyond your needs.” Thus Allah makes clear to you His Laws in order that you may give thought.”

2:219. They ask you about intoxicants and gambling: say, “In them there is a gross sin, and some benefits for the people. But their sinfulness far outweighs their benefit.” They also ask you what to give to charity: say, “The excess.” GOD thus clarifies the revelations for you, that you may reflect,

2. Masa mengeluarkan zakat.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 141:
وَهُوَ الَّذِي أَنشَأَ جَنَّاتٍ مَّعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُوا مِن ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Indonesian:
Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

En: Khan:
And it is He Who produces gardens trellised and untrellised, and date-palms, and crops of different shape and taste (its fruits and its seeds) and olives, and pomegranates, similar (in kind) and different (in taste). Eat of their fruit when they ripen, but pay the due thereof (its Zakat, according to Allah’s Orders 1/10th or 1/20th) on the day of its harvest, and waste not by extravagance. Verily, He likes not Al-Musrifun (those who waste by extravagance),

3. Pahala Infaq.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 261:
مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Indonesian:
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

En: Khan:
The likeness of those who spend their wealth in the Way of Allah, is as the likeness of a grain (of corn); it grows seven ears, and each ear has a hundred grains. Allah gives manifold increase to whom He pleases. And Allah is All-Sufficient for His creatures’ needs, All-Knower.

“2:261 The example of those who spend their monies in the cause of God is that of a grain that produces seven spikes, with a hundred grains in each spike. God multiplies this manifold for whomever He wills. God is Bounteous, Knower.”

{Perbandingan seperti kita melabur dalam Amanah Saham. Jika RM1,000 dilaburkan pada kadar dividen dan bonus 10% setahun, keuntungan yang diperolehi adalah sebanyak RM100 sahaja tetapi jikalau kita sadaqah atau menderma atas jalan Allah, ganjaran yang diterima digandakan sebanyak 7 kali (700%) dan digandakan lagi sebanyak 100 kali (10,000%). Kalau dikira peratus keuntungannya ialah 1 x 700% x 10,000% = 70,000%. Masya Allah amat besar sekali kadar dividen dan bonus yang diterima dengan cara sadaqah atau menderma. Perlu diingatkan wakaf tidak dinyatakan langsung di dalam Al-Quraan dan kita perlu beribadat atas apa yang dituntut oleh Allah SWT. Yang lain daripada itu boleh juga diamalkan tetapi ganjaran yang diterima tidak diketahui berapa banyaknya. Apa yang nak dijelaskan di sini adalah terlalu banyak perkara yang diperintahkan oleh Allah SWT tidak diamalkan tetapi yang tidak disebut itu yang kita utamakan. Lain yang disuruh lain yang dibuat. Macam mana nak dapat markah penuh?}

Infaq dengan jujur tanpa menyakiti hati penerima.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 262:
الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَا أَنفَقُوا مَنًّا وَلَا أَذًى لَّهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Indonesian:
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

En: Khan:
Those who spend their wealth in the Cause of Allah, and do not follow up their gifts with reminders of their generosity or with injury, their reward is with their Lord. On them shall be no fear, nor shall they grieve.

“2:262 Those who spend their money in the cause of God, then do not follow their charity with insult or harm, will receive their recompense from their Lord; they have nothing to fear, nor will they grieve.”

Surah 2. Al-Baqara, Verse 263:
قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ
Indonesian:
Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.

En: Khan:
Kind words and forgiving of faults are better than Sadaqah (charity) followed by injury. And Allah is Rich (Free of all wants) and He is Most-Forbearing.

“2:263 Kind words and compassion are better than a charity that is followed by insult. God is Rich, Clement.”

Pahala sedekah hilang jika mengungkit dan sedekah kerana riya.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 264:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُم بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا لَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِّمَّا كَسَبُوا وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

Indonesian:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

En: Khan:
O you who believe! Do not render in vain your Sadaqah (charity) by reminders of your generosity or by injury, like him who spends his wealth to be seen of men, and he does not believe in Allah, nor in the Last Day. His likeness is the likeness of a smooth rock on which is a little dust; on it falls heavy rain which leaves it bare. They are not able to do anything with what they have earned. And Allah does not guide the disbelieving people.

“2:264 O you who believe, do not nullify your charities by inflicting reproach and insult, like one who spends his money to show off, while disbelieving in God and the Last Day. His example is like a rock covered with a thin layer of soil; as soon as heavy rain falls, it washes off the soil, leaving it a useless rock. They gain nothing from their efforts. God does not guide disbelieving people.”

Perumpamaan infaq walaupun sedikit.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 265:
وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِّنْ أَنفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِن لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Indonesian:
Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.

En: Khan:
And the likeness of those who spend their wealth seeking Allah’s Pleasure while they in their ownselves are sure and certain that Allah will reward them (for their spending in His Cause), is the likeness of a garden on a height; heavy rain falls on it and it doubles its yield of harvest. And if it does not receive heavy rain, light rain suffices it. And Allah is All-Seer of (knows well) what you do.

“2:265 The example of those who give their money seeking God’s pleasure, out of sincere conviction, is that of a garden on high fertile soil; when heavy rain falls, it gives twice as much crop. If heavy rain is not available, a drizzle will suffice. God is Seer of everything you do.”

Surah 2. Al-Baqara, Verse 266:
أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَن تَكُونَ لَهُ جَنَّةٌ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ لَهُ فِيهَا مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَأَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهُ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاءُ فَأَصَابَهَا إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ
Indonesian:
Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.

En: Khan:
Would any of you wish to have a garden with date-palms and vines, with rivers flowing underneath, and all kinds of fruits for him therein, while he is striken with old age, and his children are weak (not able to look after themselves), then it is struck with a fiery whirlwind, so that it is burnt? Thus does Allah make clear His Ayat (proofs, evidences, verses) to you that you may give thought.

“2:266 Does any of you wish to own a garden of palm trees and grapes, with flowing streams and generous crops, then, just as he grows old, and while his children are still dependent on him, a holocaust strikes and burns up his garden? God thus clarifies the revelations for you, that you may reflect.”

4. Zakat dari barang yang baik.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 267:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنفِقُوا مِن طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِآخِذِيهِ إِلَّا أَن تُغْمِضُوا فِيهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
Indonesian:
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

En: Khan:
O you who believe! Spend of the good things which you have (legally) earned, and of that which We have produced from the earth for you, and do not aim at that which is bad to spend from it, (though) you would not accept it save if you close your eyes and tolerate therein. And know that Allah is Rich (Free of all wants), and Worthy of all praise.

“2:267 O you who believe, you shall give to charity from the good things you earn, and from what we have produced for you from the earth. Do not pick out the bad therein to give away, when you yourselves do not accept it unless your eyes are closed. You should know that God is Rich, Praiseworthy.”

5. Bilakah kebajikan yang dikerjakan diberi ganjaran pahala?

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 92:
لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ وَمَا تُنفِقُوا مِن شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
Indonesian:
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

En: Khan:
By no means shall you attain Al-Birr (piety, righteousness, etc., it means here Allah’s Reward, i.e. Paradise), unless you spend (in Allah’s Cause) of that which you love; and whatever of good you spend, Allah knows it well.

6. Apakah yang dimaksudkan dengan kebajikan itu?

Surah 2. Al-Baqara, Verse 177:
لَّيْسَ الْبِرَّ أَن تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ
Indonesian:
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

En: Khan:
It is not Al-Birr (piety, righteousness, and each and every act of obedience to Allah, etc.) that you turn your faces towards east and (or) west (in prayers); but Al-Birr is (the quality of) the one who believes in Allah, the Last Day, the Angels, the Book, the Prophets and gives his wealth, in spite of love for it, to the kinsfolk, to the orphans, and to Al-Masakin (the poor), and to the wayfarer, and to those who ask, and to set slaves free, performs As-Salat (Iqamat-as-Salat), and gives the Zakat, and who fulfill their covenant when they make it, and who are As-Sabirin (the patient ones, etc.) in extreme poverty and ailment (disease) and at the time of fighting (during the battles). Such are the people of the truth and they are Al-Muttaqun (pious – see V. 2:2).

7. Perumpamaan menginfaqkan harta dalam kehidupan dunia.

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 117:
مَثَلُ مَا يُنفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Indonesian:
Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

En: Khan:
The likeness of what they spend in this world is the likeness of a wind which is extremely cold; it struck the harvest of a people who did wrong aginst themselves and destroyed it, (i.e. the good deed of a person is only accepted if he is a monotheist and believes in all the Prophets of Allah, including Christ and Muhammad SAW). Allah wronged them not, but they wronged themselves.

8. Apa orang yang kedekut kata.

Surah 36. Ya Seen, Verse 47:
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
Indonesian:
Dan apabila dikatakakan kepada mereka: “Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu”, maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: “Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata”.

En: Khan:
And when it is said to them: “Spend of that with which Allah has provided you,” those who disbelieve say to those who believe: “Shall we feed those whom, if Allah willed, He (Himself) would have fed? You are only in a plain error.”

9. Ganjaran.

Surah 34. Saba, Verse 39:
قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Indonesian:
Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.

En: Khan:
Say: “Truly, my Lord enlarges the provision for whom He wills of His slaves, and (also) restricts (it) for him, and whatsoever you spend of anything (in Allah’s Cause), He will replace it. And He is the Best of providers.”

10. Anak dan Harta sebagai ujian dari Allah.

Surah 64. At-Taghabun, Verse 15:
إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Indonesian:
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.

En: Khan:
Your wealth and your children are only a trial, whereas Allah! With Him is a great reward (Paradise).

Surah 64. At-Taghabun, Verse 16:
فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنفِقُوا خَيْرًا لِّأَنفُسِكُمْ وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Indonesian:
Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

En: Khan:
So keep your duty to Allah and fear Him as much as you can; listen and obey; and spend in charity, that is better for yourselves. And whosoever is saved from his own covetousness, then they are the successful ones.

Surah 64. At-Taghabun, Verse 17:
إِن تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ شَكُورٌ حَلِيمٌ
Indonesian:
Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan balasannya kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun.

En: Khan:
If you lend to Allah a goodly loan (i.e. spend in Allah’s Cause) He will double it for you, and will forgive you. And Allah is Most Ready to appreciate and to reward, Most Forbearing,

{Pelik juga mengapa perlu meminjamkan untuk Allah, tetapi itulah peraturan hidup yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Ianya sebagai ujian kepada orang yang beriman tentang keesaan Allah SWT. Manusia diuji dengan harta yang banyak yang sebenarnya adalah anugerah Allah tetapi bagi mereka yang kikir, harta itu adalah atas usaha penah lelah diri sendiri. Tetapi Allah sering menyatakan ianya bukanlah dari usaha diri sendiri tetapi dari Allah. Allah yang menentukan segala-galanya. Bacalah kisah Qaruun.}

Surah 28. Al-Qasas, Verse 76:
إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِن قَوْمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَيْهِمْ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ
Indonesian:
Sesungguhnya Karun adalah termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: “Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri”.

En: Khan:
Verily, Qarun (Korah) was of Musa’s (Moses) people, but he behaved arrogantly towards them. And We gave him of the treasures, that of which the keys would have been a burden to a body of strong men. When his people said to him: “Do not be glad (with ungratefulness to Allah’s Favours). Verily! Allah likes not those who are glad (with ungratefulness to Allah’s Favours).

Kenikmatan Dunia dan Kenikmatan Akhirat.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 77:
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
Indonesian:
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

En: Khan:
But seek, with that (wealth) which Allah has bestowed on you, the home of the Hereafter, and forget not your portion of legal enjoyment in this world, and do good as Allah has been good to you, and seek not mischief in the land. Verily, Allah likes not the Mufsidun (those who commit great crimes and sins, oppressors, tyrants, mischief-makers, corrupts).

Jangan anggap harta yang diperolehi disebabkan oleh hasil titik peluh sendiri. Semuanya adalah dari kurnia Allah.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 78:
قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ عِندِي أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا وَلَا يُسْأَلُ عَن ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ
Indonesian:
Karun berkata: “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”. Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.

En: Khan:
He said: “This has been given to me only because of knowledge I possess.” Did he not know that Allah had destroyed before him generations, men who were stronger than him in might and greater in the amount (of riches) they had collected. But the Mujrimun (criminals, disbelievers, polytheists, sinners, etc.) will not be questioned of their sins (because Allah knows them well, so they will be punished without account).

Surah 28. Al-Qasas, Verse 79:
فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Indonesian:
Maka keluarlah Karun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia: “Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar”.

En: Khan:
So he went forth before his people in his pomp. Those who were desirous of the life of the world, said: “Ah, would that we had the like of what Qarun (Korah) has been given? Verily! He is the owner of a great fortune.”

Surah 28. Al-Qasas, Verse 80:
وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِّمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ
Indonesian:
Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabar”.

En: Khan:
But those who had been given (religious) knowledge said: “Woe to you! The Reward of Allah (in the Hereafter) is better for those who believe and do righteous good deeds, and this none shall attain except those who are patient (in following the truth).”

Surah 28. Al-Qasas, Verse 81:
فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِن فِئَةٍ يَنصُرُونَهُ مِن دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنتَصِرِينَ
Indonesian:
Maka Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).

En: Khan:
So We caused the earth to swallow him and his dwelling place. Then he had no group or party to help him against Allah, nor was he one of those who could save themselves.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 82:
وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالْأَمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَوْلَا أَن مَّنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا وَيْكَأَنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ
Indonesian:
Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu, berkata: “Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)”.

En: Khan:
And those who had desired (for a position like) his position the day before, began to say: “Know you not that it is Allah Who enlarges the provision or restricts it to whomsoever He pleases of His slaves. Had it not been that Allah was Gracious to us, He could have caused the earth to swallow us up (also)! Know you not that the disbelievers will never be successful.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 83:
تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ
Indonesian:
Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
En: Khan:
That home of the Hereafter (i.e. Paradise), We shall assign to those who rebel not against the truth with pride and oppression in the land nor do mischief by committing crimes. And the good end is for the Muttaqun (pious – see V. 2:2).

Surah 28. Al-Qasas, Verse 84:
مَن جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِّنْهَا وَمَن جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Indonesian:
Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.

En: Khan:
Whosoever brings good (Islamic Monotheism along with righteous deeds), he shall have the better thereof, and whosoever brings evil (polytheism along with evil deeds) then, those who do evil deeds will only be requited for what they used to do.

11. Mau Allah SWT mencintai kita?

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 134:
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Indonesian:
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

En: Khan:
Those who spend [in Allah’s Cause – deeds of charity, alms, etc.] in prosperity and in adversity, who repress anger, and who pardon men; verily, Allah loves Al-Muhsinun (the good-doers).

Maka beruntunglah kita. Dengan lain perkataan, merugilah kita sepanjang masa jika tidak melakukan kebajikan.

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 104:
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Indonesian:
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

En: Khan:
Let there arise out of you a group of people inviting to all that is good (Islam), enjoining Al-Ma’ruf (i.e. Islamic Monotheism and all that Islam orders one to do) and forbidding Al-Munkar (polytheism and disbelief and all that Islam has forbidden). And it is they who are the successful.

12. Siapa yang layak menerima zakat.

Surah 9. At-Taubah, Verse 60:
إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Indonesian:
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

En: Khan:
As-Sadaqat (here it means Zakat) are only for the Fuqara’ (poor), and Al-Masakin (the poor) and those employed to collect (the funds); and for to attract the hearts of those who have been inclined (towards Islam); and to free the captives; and for those in debt; and for Allah’s Cause (i.e. for Mujahidun – those fighting in the holy wars), and for the wayfarer (a traveller who is cut off from everything); a duty imposed by Allah. And Allah is All-Knower, All-Wise.

“9:60 Charities shall go to the poor, the needy, the workers who collect them, the new converts, to free the slaves, to those burdened by sudden expenses, in the cause of God, and to the traveling alien. Such is God’s commandment. God is Omniscient, Most Wise.”

Surah 51. Adh-Dhariyat, Verse 19:

وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
Translation:
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.

13. Mengapa pula kena infaq?

Surah 70. Al-Maarij, Verse 24:

وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ

Translation:
Dan mereka (yang menentukan bahagian) pada harta-hartanya, menjadi hak yang termaklum –

Surah 70. Al-Maarij, Verse 25:

لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

Translation:
Bagi orang miskin yang meminta dan orang miskin yang menahan diri (daripada meminta);

70:24. Part of their money is set aside.
70:25. For the poor and the needy.
14. Perintah menunaikan zakat dikuatkuasakan pada zaman Nabi Ibrahim AS.

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 72:

وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ نَافِلَةً وَكُلًّا جَعَلْنَا صَالِحِينَ

Translation:
Dan Kami telah memberikan kepada-nya (Ibrahim) lshak dan Ya’qub, sebagai suatu anugerah (daripada Kami). Dan masing-masingnya Kami jadikan orang-orang yang saleh

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 73:

وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِ وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَ

Translation:

Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah,

21:72. And we granted him Isaac and Jacob as a gift, and we made them both righteous.

21:73. We made them imams who guided in accordance with our commandments, and we taught them how to work righteousness, and how to observe the Contact Prayers (Salat) and the obligatory charity (Zakat).* To us, they were devoted worshipers.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s