@Manusia / Insan (Tazkirah)

1. Permulaan manusia.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 30:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Indonesian:
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

En: Khan:
And (remember) when your Lord said to the angels: “Verily, I am going to place (mankind) generations after generations on earth.” They said: “Will You place therein those who will make mischief therein and shed blood, – while we glorify You with praises and thanks (Exalted be You above all that they associate with You as partners) and sanctify You.” He (Allah) said: “I know that which you do not know.”

“2:30 Recall that your Lord said to the angels, “I am placing a representative (a temporary god) on Earth.” They said, “Will You place therein one who will spread evil therein and shed blood, while we sing Your praises, glorify You, and uphold Your absolute authority?” He said, “I know what you do not know.””

2. Pasangan dicipta dari yang pertama. Binatang ternakan pun diturunkan.

Surah 39. Az-Zumar, Verse 6:

خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم
مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ
Indonesian:
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

En: Khan:
He created you (all) from a single person (Adam); then made from him his wife [Hawwa’ (Eve)]. And He has sent down for you of cattle eight pairs (of the sheep, two, male and female; of the goats, two, male and female; of the oxen, two, male and female; and of the camels, two, male and female). He creates you in the wombs of your mothers, creation after creation in three veils of darkness, such is Allah your Lord. His is the kingdom, La ilaha illa Huwa (none has the right to be worshipped but He). How then are you turned away?

“39:6 He created you from one person, then created from him his mate. He sent down to you eight kinds of livestock. He creates you in your mothers’ bellies, creation after creation, in trimesters of darkness. Such is God your Lord. To Him belongs all sovereignty. There is no other god beside Him. How could you deviate?”

3. Pembiakan manusia. (Reproduction)

Surah 7. Al-Araf, Verse 189:

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا فَلَمَّا تَغَشَّاهَا حَمَلَتْ حَمْلًا خَفِيفًا فَمَرَّتْ بِهِ فَلَمَّا أَثْقَلَت دَّعَوَا اللَّهَ رَبَّهُمَا لَئِنْ آتَيْتَنَا صَالِحًا لَّنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ
Indonesian:
Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur”.

En: Khan:
It is He Who has created you from a single person (Adam), and (then) He has created from him his wife [Hawwa (Eve)], in order that he might enjoy the pleasure of living with her. When he had sexual relation with her, she became pregnant and she carried it about lightly. Then when it became heavy, they both invoked Allah, their Lord (saying): “If You give us a Salih (good in every aspect) child, we shall indeed be among the grateful.”

4. Perjanjian/Sumpah/Syahadah Manusia

Surah 7. Al-Araf, Verse 172:

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ شَهِدْنَا أَن تَقُولُوا يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ

Melayu:
Dan ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka, dan menjadikan mereka saksi terhadap diri mereka sendiri “Bukankah Aku tuhan kamu?” Mereka semua menjawab “Benar, kami menjadi saksi” Yang demikian supaya kamu tidak berkata pada hari kiamat kelak “Sesungguhnya kami adalah orang yang lalai mengenai ini”

Dr. Rashad:
Recall that your Lord summoned all the descendants of Adam, and had them bear witness for themselves: “Am I not your Lord?” They all said, “Yes. We bear witness.” Thus, you cannot say on the Day of Resurrection, “We were not aware of this.”

5. Bangsa dan Puak.

Surah 49. Al-Hujraat, Verse 13:

يَٰأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۭ

[13] Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu daripada seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan berpuak-puak, supaya kamu berkenal-kenalan. Dan semulia-mulia kamu di sisi Allah adalah orang yang lebih taqwanya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Mendalam PengetahuanNya.

49:13 O people, we created you from the same male and female, and rendered you distinct peoples and tribes, that you may recognize one another. The best among you in the sight of God is the most righteous. God is Omniscient, Cognizant.

6. Keturunan.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 54:

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا
Indonesian:
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.

En: Khan:
And it is He Who has created man from water, and has appointed for him kindred by blood, and kindred by marriage. And your Lord is Ever All-Powerful to do what He will.

7. Menjadikan isteri, anak, cucu dan rezeki.

Surah 16. An-Nahl, Verse 72:

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَاجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
Indonesian:
Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?”

En: Khan:
And Allah has made for you wives of your own kind, and has made for you, from your wives, sons and grandsons, and has bestowed on you good provision. Do they then believe in false deities and deny the Favour of Allah (by not worshipping Allah Alone).

8. Cinta dan sayang.

Surah 30. Ar-Room, Verse 21:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Indonesian:
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

En: Khan:
And among His Signs is this, that He created for you wives from among yourselves, that you may find repose in them, and He has put between you affection and mercy. Verily, in that are indeed signs for a people who reflect.

9. Anak angkat.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 5:

ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِندَ اللَّهِ فَإِن لَّمْ تَعْلَمُوا آبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُم بِهِ وَلَٰكِن مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
Indonesian:
Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

En: Khan:
Call them (adopted sons) by (the names of) their fathers, that is more just with Allah. But if you know not their father’s (names, call them) your brothers in faith and Mawalikum (your freed slaves). And there is no sin on you if you make a mistake therein, except in regard to what your hearts deliberately intend. And Allah is Ever OftForgiving, Most Merciful.

10. Kesenangan hidup dunia.

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 14:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
Indonesian:
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

Different Priorities

[3:14] Adorned for the people are the worldly pleasures, such as the women, having children, piles upon piles of gold and silver, trained horses, livestock, and crops. These are the materials of this world. A far better abode is reserved at GOD.

11. Manusia dijadikan lemah.

Surah 4. An-Nisa, Verse 28:

يُرِيدُ اللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمْ وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا
Indonesian:
Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.

[4:28] GOD wishes to lighten your burden, for the human being is created weak.

12. Manusia dijadikan tergesa-gesa.

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 37:

خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ
Indonesian:
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.

[21:37] The human being is impatient by nature. I will inevitably show you My signs; do not be in such a hurry.

13. Manusia dijadikan keluh kesah.

Surah 70. Al-Maarij, Verse 19:

إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا
Indonesian:
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

[70:19] Indeed, the human being is anxious.
[70:20] If touched by adversity, despondent.
[70:21] If blessed by wealth, stingy.

14. Manusia dijadikan dari tanah.

Surah 38. Sad, Verse 71:

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِّن طِينٍ
Indonesian:
Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat “Sesungguhnya Aku hendak menciptakan manusia daripada tanah.

En: Khan:
(Remember) when your Lord said to the angels: “Truly, I am going to create man from clay”.

38:71 Your Lord said to the angels, “I am creating a human being from clay.

15. Hidup di mana?

Surah 15. Al-Hijr, Verse 19:

وَٱلْأَرْضَ مَدَدْنَٰهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَٰسِىَ وَأَنبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ شَىْءٍ مَّوْزُونٍۢ

Dan bumi Kami bentangkan, dan meletakkan pula padanya gunung-ganang yang teguh berdiri. Dan menumbuhkan padanya tiap-tiap sesuatu menurut ukuran.

15:19 As for the earth, we constructed it, and placed on it stabilizers (mountains), and we grew on it a perfect balance of everything.

Surah 15. Al-Hijr, Verse 20:

وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ وَمَن لَّسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَ

[20] Dan Kami jadikan untuk kamu di dalamnya segala keperluan hidup, dan juga makhluk-makhluk yang kamu bukanlah pemberi rezekinya.

And We have provided therein means of living, for you and for those whom you provide not [moving (living) creatures, cattle, beasts, and other animals].

15:20 We made it habitable for you, and for creatures you do not provide for.

Surah 15. Al-Hijr, Verse 21:

وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَائِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍۢ

[21] Dan tidak ada sesuatupun melainkan di sisi Kami sahajalah khazanahnya, dan Kami tidak menurunkannya melainkan menurut kadarnya tertentu.

15:21 There is nothing that we do not own infinite amounts thereof. But we send it down in precise measure.

16. Bumi sebagai tempat tinggal.

Surah 40. Ghafir, Verse 64:

اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ قَرَارًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَتَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Indonesian:
Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezeki dengan sebahagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam.

En: Khan:
Allah, it is He Who has made for you the earth as a dwelling place and the sky as a canopy, and has given you shape and made your shapes good (looking) and has provided you with good things. That is Allah, your Lord, then blessed be Allah, the Lord of the ‘Alamin (mankind, jinns and all that exists).

17. Kitaran hidup 1.

Surah 40. Ghafir, Verse 67:

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Indonesian:
Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

En: Khan:
He, it is Who has created you (Adam) from dust, then from a Nutfah [mixed semen drops of male and female discharge (i.e. Adam’s offspring)] then from a clot (a piece of coagulated blood), then brings you forth as children, then (makes you grow) to reach the age of full strength, and afterwards to be old (men and women), though some among you die before, and that you reach an appointed term, in order that you may understand.

18. Kitaran hidup 2.

Surah 30. Ar-Room, Verse 54:

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Indonesian:
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

En: Khan:
Allah is He Who created you in (a state of) weakness, then gave you strength after weakness, then after strength gave (you) weakness and grey hair. He creates what He wills. And it is He Who is the All-Knowing, the All-Powerful (i.e. Able to do all things).
Surah 22. Al-Hajj, Verse 5:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِن بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ

Translation:
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

22:5. O people, if you have any doubt about resurrection, (remember that) we created you from dust, and subsequently from a tiny drop, which turns into a hanging (embryo), then it becomes a fetus that is given life or deemed lifeless. We thus clarify things for you. We settle in the wombs whatever we will for a predetermined period.* We then bring you out as infants, then you reach maturity. While some of you die young, others live to the worst age, only to find out that no more knowledge can be attained beyond a certain limit. Also, you look at a land that is dead, then as soon as we shower it with water, it vibrates with life and grows all kinds of beautiful plants.
19. Bangsa dan Takwa.

Surah 49. Al-Hujraat, Verse 13:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Melayu:
Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu).

En: Khan:
O mankind! We have created you from a male and a female, and made you into nations and tribes, that you may know one another. Verily, the most honourable of you with Allah is that (believer) who has At-Taqwa [i.e. one of the Muttaqun (pious – see V. 2:2). Verily, Allah is All-Knowing, All-Aware.

20. Hormati ibu bapa.

Surah 46. Al-Ahqaf, Verse 15:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Indonesian:
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.

En: Khan:
And We have enjoined on man to be dutiful and kind to his parents. His mother bears him with hardship and she brings him forth with hardship, and the bearing of him, and the weaning of him is thirty (30) months, till when he attains full strength and reaches forty years, he says: “My Lord! Grant me the power and ability that I may be grateful for Your Favour which You have bestowed upon me and upon my parents, and that I may do righteous good deeds, such as please You, and make my off-spring good. Truly, I have turned to You in repentance, and truly, I am one of the Muslims (submitting to Your Will).”

21. Agama ini untuk sekelian manusia.

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 92:

إِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ
Indonesian:
Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.

En: Khan:
Truly! This, your Ummah [Sharia or religion (Islamic Monotheism)] is one religion, and I am your Lord, therefore worship Me (Alone). [Tafsir Ibn Kathir]

22. Mati, hidup, mati dan hidup.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 28:

كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Indonesian:
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

En: Khan:
How can you disbelieve in Allah? Seeing that you were dead and He gave you life. Then He will give you death, then again will bring you to life (on the Day of Resurrection) and then unto Him you will return.

23. Tiada jalan keluar kali kedua.

Surah 40. Ghafir, Verse 11:

قَالُوا رَبَّنَا أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍ مِّن سَبِيلٍ
Indonesian:
Mereka menjawab: “Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?”

En: Khan:
They will say: “Our Lord! You have made us to die twice (i.e. we were dead in the loins of our fathers and dead after our deaths in this world), and You have given us life twice (i.e. life when we were born and life when we are Resurrected)! Now we confess our sins, then is there any way to get out (of the Fire)?”

24. Mati di mana?

Surah 31. Lukman, Verse 34.
إِنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥ عِلْمُ ٱلسَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ ٱلْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْأَرْحَامِ ۖ وَمَا تَدْرِى نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۖ وَمَا تَدْرِى نَفْسٌ بِأَىِّ أَرْضٍ تَمُوتُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۢ
Melayu:
Dan di sisi Allah jualah pengetahuan yang tepat mengenai Saat. Dan Dialah yang menurunkan hujan, dan yang mengetahui apa yang ada di dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang mengetahui mengenai apa yang akan diusahakannya esok. Dan tiada seorangpun dapat mengetahui di bumi manakah dia akan mati. Dan Allah Maha Mengetahui, lagi Amat Meliputi pengetahuanNya.

Dr. Rashad:
31:34 With God is the knowledge about the Hour (end of the world). He is the One who sends down the rain, and He knows the contents of the womb. No soul knows what will happen to it tomorrow, and no one knows in which land he or she will die. God is Omniscient, Cognizant.

25. Hanya di bumi sahaja. Tidak di angkasa lepas.

Surah 7. Al-Araf, Verse 25:

قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ
Indonesian:
Allah berfirman: “Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.

En: Khan:
He said: “Therein you shall live, and therein you shall die, and from it you shall be brought out (i.e. resurrected).”

26. Kematian itu tetap berlaku.

Surah 4. An-Nisa, Verse 78:

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ وَإِن تُصِبْهُمْ
حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَٰذِهِ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَٰذِهِ مِنْ عِندِكَ قُلْ كُلٌّ مِّنْ عِندِ اللَّهِ فَمَالِ هَٰؤُلَاءِ الْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا
Indonesian:
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?

En: Khan:
“Wheresoever you may be, death will overtake you even if you are in fortresses built up strong and high!” And if some good reaches them, they say, “This is from Allah,” but if some evil befalls them, they say, “This is from you (O Muhammad SAW).” Say: “All things are from Allah,” so what is wrong with these people that they fail to understand any word?

27. Mati hanya sebentar sahaja.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 259:

أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ قَالَ بَل لَّبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ وَانظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِّلنَّاسِ وَانظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Indonesian:
Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: “Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?” Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: “Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?” Ia menjawab: “Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari”. Allah berfirman: “Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging”. Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) diapun berkata: “Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

En: Khan:
Or like the one who passed by a town and it had tumbled over its roofs. He said: “Oh! How will Allah ever bring it to life after its death?” So Allah caused him to die for a hundred years, then raised him up (again). He said: “How long did you remain (dead)?” He (the man) said: “(Perhaps) I remained (dead) a day or part of a day”. He said: “Nay, you have remained (dead) for a hundred years, look at your food and your drink, they show no change; and look at your donkey! And thus We have made of you a sign for the people. Look at the bones, how We bring them together and clothe them with flesh”. When this was clearly shown to him, he said, “I know (now) that Allah is Able to do all things.”

28. Mati atas izin Allah swt.

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 145:

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُّؤَجَّلًا وَمَن يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَن يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ
Indonesian:
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

En: Khan:
And no person can ever die except by Allah’s Leave and at an appointed term. And whoever desires a reward in (this) world, We shall give him of it; and whoever desires a reward in the Hereafter, We shall give him thereof. And We shall reward the grateful

29. Kesenangan dunia yang diperdayakan.

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 185:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Indonesian:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.

En: Khan:
Everyone shall taste death. And only on the Day of Resurrection shall you be paid your wages in full. And whoever is removed away from the Fire and admitted to Paradise, he indeed is successful. The life of this world is only the enjoyment of deception (a deceiving thing).

30. Orang mati berbicara sebagai bukti juga tidak dipercayai.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 111:

وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَىٰ وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَيْءٍ قُبُلًا مَّا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ
Indonesian:
Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka, niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

En: Khan:
And even if We had sent down unto them angels, and the dead had spoken unto them, and We had gathered together all things before their very eyes, they would not have believed, unless Allah willed, but most of them behave ignorantly.

31. Tidur juga adalah mati.

Surah 39. Az-Zumar, Verse 42:

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Indonesian:
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

En: Khan:
It is Allah Who takes away the souls at the time of their death, and those that die not during their sleep. He keeps those (souls) for which He has ordained death and sends the rest for a term appointed. Verily, in this are signs for a people who think deeply.

32. Bagaimana manusia dihidupkan kembali 1.

Surah 41. Fussilat, Verse 39:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الْأَرْضَ خَاشِعَةً فَإِذَا أَنزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ إِنَّ الَّذِي أَحْيَاهَا لَمُحْيِي الْمَوْتَىٰ إِنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Indonesian:
Dan di antara tanda-tanda-Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

En: Khan:
And among His Signs (in this), that you see the earth barren, but when We send down water (rain) to it, it is stirred to life and growth (of vegetations). Verily, He Who gives it life, surely, (He) is Able to give life to the dead (on the Day of Resurrection). Indeed! He is Able to do all things.

33. Bagaimana manusia dihidupkan kembali 2.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 11:

وَالَّذِي نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَنشَرْنَا بِهِ بَلْدَةً مَّيْتًا كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ
Indonesian:
Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).

En: Khan:
And Who sends down water (rain) from the sky in due measure. Then We revive a dead land therewith, and even so you will be brought forth (from the dead),

Surah 54. Al-Qamar, Verse 7:

خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنتَشِرٌ

Translation:
(Pada saat itu) masing-masing dengan keadaan menundukkan pandangannya kerana ketakutan keluar dari kubur seperti belalang yang terbang bertebaran.

[54:7] With their eyes humiliated, they come out of the graves like scattered locusts.

{Amat mudah sekali Allah SWT menghidupkan semula makhluknya. Bagaikan biji benih yang disirami dengan air kemudian dengan segera tumbuh begitulah nanti manusia dihidupkan semula. Apa tak percaya ke?}

34. Bagaimana manusia dihidupkan kembali 3.

Surah 31. Lukman, Verse 28:

مَّا خَلْقُكُمْ وَلَا بَعْثُكُمْ إِلَّا كَنَفْسٍ وَٰحِدَةٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ
Melayu:
Soal menciptakan kamu semua, dan soal membangkitkan kamu hidup semula, hanya seperti satu {1} jiwa sahaja. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.

Dr. Rashad:
The creation and resurrection of all of you is the same as that of one person. God is Hearer, Seer.

35. Hidup dan mati sebagai ujian.

Surah 67. Al-Mulk, Verse 2:

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Melayu:
Dia lah yang telah mentakdirkan adanya mati dan hidup (kamu) – untuk menguji dan menzahirkan keadaan kamu: siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya; dan Ia Maha Kuasa (membalas amal kamu), lagi Maha Pengampun, (bagi orang-orang yang bertaubat);

En: Khan:
Who has created death and life, that He may test you which of you is best in deed. And He is the All-Mighty, the Oft-Forgiving;

36. Amal soleh dan jahat sendiri yang tanggung.

Surah 41. Fussilat, Verse 46:

مَّنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ
Indonesian:
Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya.

En: Khan:
Whosoever does righteous good deed it is for (the benefit of) his ownself, and whosoever does evil, it is against his ownself, and your Lord is not at all unjust to (His) slaves.

37. Tiada syafaat kecuali dari Allah.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 94:

وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُم مَّا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ لَقَد تَّقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنكُم مَّا كُنتُمْ تَزْعُمُونَ
Indonesian:
Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa’at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).

En: Khan:
And truly you have come unto Us alone (without wealth, companions or anything else) as We created you the first time. You have left behind you all that which We had bestowed on you. We see not with you your intercessors whom you claimed to be partners with Allah. Now all relations between you and them have been cut off, and all that you used to claim has vanished from you.

38. Segalanya dijelaskan dengan terperinci.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 98:

وَهُوَ الَّذِي أَنشَأَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ فَمُسْتَقَرٌّ وَمُسْتَوْدَعٌ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَفْقَهُونَ
Indonesian:
Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka (bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui.

En: Khan:
It is He Who has created you from a single person (Adam), and has given you a place of residing (on the earth or in your mother’s wombs) and a place of storage [in the earth (in your graves) or in your father’s loins]. Indeed, We have explained in detail Our revelations (this Quran) for people who understand.

39. 3 pancaindera penting tetapi tidak digunakan sebaik mungkin.

Surah 23. Al-Mumenoon, Verse 78:

وَهُوَ الَّذِي أَنشَأَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ
Indonesian:
Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.

En: Khan:
It is He, Who has created for you (the sense of) hearing (ears), sight (eyes), and hearts (understanding). Little thanks you give.

Surah 7. Al-Araf, Verse 179:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanam, kebanyakan dari jin dan manusia yang mempunyai hati, tetapi tidak menggunakannya untuk memahami, dan mempunyai mata tidak menggunakannya untuk melihat dan mempunyai telinga tidak menggunakannya untuk mendengar. Mereka itu seperti binatang ternak, malah lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

And surely, We have created many of the jinns and mankind for Hell. They have hearts wherewith they understand not, they have eyes wherewith they see not, and they have ears wherewith they hear not (the truth). They are like cattle, nay even more astray; those! They are the heedless ones.

7:179 We have committed to Hell multitudes of jinns and humans. They have minds with which they do not understand, eyes with which they do not see, and ears with which they do not hear. They are like animals; no, they are far worse — they are totally unaware.

40. Perumpamaan kehidupan di dunia. 

Surah 10. Yunus, Verse 24:

إِنَّمَا مَثَلُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الْأَرْضِ مِمَّا يَأْكُلُ النَّاسُ وَالْأَنْعَامُ حَتَّىٰ إِذَا أَخَذَتِ الْأَرْضُ زُخْرُفَهَا وَازَّيَّنَتْ وَظَنَّ أَهْلُهَا أَنَّهُمْ قَادِرُونَ عَلَيْهَا أَتَاهَا أَمْرُنَا لَيْلًا أَوْ نَهَارًا فَجَعَلْنَاهَا حَصِيدًا كَأَن لَّمْ تَغْنَ بِالْأَمْسِ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Indonesian:
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir.

En: Khan:
Verily the likeness of (this) worldly life is as the water (rain) which We send down from the sky, so by it arises the intermingled produce of the earth of which men and cattle eat until when the earth is clad with its adornments and is beautified, and its people think that they have all the powers of disposal over it, Our Command reaches it by night or by day and We make it like a clean-mown harvest, as if it had not flourished yesterday! Thus do We explain the Ayat (proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, laws, etc.) in detail for the people who reflect.

Dr. Rashad:
“10:24 The analogy of this worldly life is like this: we send down water from the sky to produce with it all kinds of plants from the earth, and to provide food for the people and the animals. Then, just as the earth is perfectly adorned, and its people think that they are in control thereof, our judgment comes by night or by day, leaving it completely barren, as if nothing existed the previous day. We thus explain the revelations for people who reflect.”

41. Manusia dimuliakan dan lebih sempurna dari makhluk yang lain.

Surah 17. Al-Isra, Verse 70:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا
Indonesian:
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

En: Khan:
And indeed We have honoured the Children of Adam, and We have carried them on land and sea, and have provided them with At-Taiyibat (lawful good things), and have preferred them above many of those whom We have created with a marked preference.

42. Syaitan mengaku memperdaya manusia di akhirat nanti?

Surah 14. Ibrahim, Verse 22:

وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَانٍ إِلَّا أَن دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنفُسَكُم مَّا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنتُم بِمُصْرِخِيَّ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Indonesian:
Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

Shakir:
And the Shaitan shall say after the affair is decided: Surely Allah promised you the promise of truth, and I gave you promises, then failed to keep them to you, and I had no authority over you, except that I called you and you obeyed me, therefore do not blame me but blame yourselves: I cannot be your aider (now) nor can you be my aiders; surely I disbelieved in your associating me with Allah before; surely it is the unjust that shall have the painful punishment.

14:22 And the devil will say, after the judgment had been issued, “God has promised you the truthful promise, and I promised you, but I broke my promise. I had no power over you; I simply invited you, and you accepted my invitation. Therefore, do not blame me, and blame only yourselves. My complaining cannot help you, nor can your complaining help me. I have disbelieved in your idolizing me. The transgressors have incurred a painful retribution.”

43. Carilah negeri Akhirat tetapi jangan melupakan bahagian Dunia.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 77:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Translation:
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

28:77. “Use the provisions bestowed upon you by GOD to seek the abode of the Hereafter, without neglecting your share in this world. Be charitable, as GOD has been charitable towards you. Do not keep on corrupting the earth. GOD does not love the corruptors.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s