Orang Beriman 62. Berzikir itu membawa maksud mengingati Allah dan mengingati Allah sebanyaknya dan sepanjang masa. Bertasbih membawa maksud memuji kebesaran Allah dan bertasbihlah sepanjang masa juga.

Surah Al-Ahzab

33|41|يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًۭا كَثِيرًۭا

[41] Wahai orang-orang beriman, ingatlah Allah dengan ingatan yang sebanyak-banyaknya.

33:41 O you who believe, you shall remember God frequently.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 42:

وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Translation:
Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.

33:42. You shall glorify Him day and night.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 43:

هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

Translation:
Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.

33:43. He is the One who helps you, together with His angels, to lead you out of darkness into the light. He is Most Merciful towards the believers.

Kata-kata Manusia 3.

{ Kisah berikutnya saya terima melalui grup Whatsapp. Setelah membaca dan meneliti setiap bait dan rangkap, apa yang di ‘claim’ sebagai Hadis Qudsi ini ternyata ianya adalah palsu dan dicipta oleh manusia yang mahu menggabui mata umat Islam terutamanya yang tidak membaca atau memahami isi kandungan Al-Quraan. Saya berani mencabar bahawa kisah ini adalah dibuat-buat atas beberapa sebab:

1. Kisah ini seperti sebuah syair, gurindam atau puisi atau sajak. Allah swt tidak akan menurunkan syair atau sajak kepada umatnya. Ayat di bawah yang sering kita baca semasa sesi bacaan Surah YaSeen.

Surah 36. Ya Seen, Verse 69:

وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنبَغِي لَهُ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ

Translation:
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.

Surah 85. Al-Burooj, Verse 21:

بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ

Translation:
(Sebenarnya apa yang engkau sampaikan kepada mereka bukanlah syair atau sihir), bahkan ialah Al-Quran yang tertinggi kemuliaannya;

[36:69] What we taught him (the messenger) was not poetry, nor is he (a poet). This is but a formidable proof,* and a profound Quran.
[85:21] Indeed, it is a glorious Quran.

2. Gaya bahasa yang digunakan bukannya dari Allah swt.

3. Banyak fakta mengenai manusia tidak tepat dan bercanggah dengan penemuan ilmu sains dan adat resam manusia keseluruhannya.

4. Kisah ini banyak berkisar kepada adat resam orang Melayu Islam.

5. Hadis Qudsi ini tidak diriwayatkan oleh sesiapa pun. Kisah ini banyak terdapat dalam Internet tetapi tidak ada satupun yang disertakan dengan riwayat dalam bahasa Arab.

6. Terlalu banyak fakta dalam kisah ini bercanggah dengan fakta dari Al-Quraan yang diturunkan oleh Allah swt.

Saya telah terpanggil untuk mengulas kisah ini supaya kita umat Islam sejati tidak dipesongkan dengan dakyah seperti ini.

Sungguh buruk sekali perangai manusia yang cuba menjual nama Allah swt dan RasulNya dengan begitu murah sekali.

Surah 9. At-Taubah, Verse 9:

اشْتَرَوْا بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَصَدُّوا عَن سَبِيلِهِ إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Translation:
Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit (dari faedah-faedah dunia), lalu mereka menghalangi (dirinya dan orang-orang lain) dari ugama Allah; sesungguhnya amatlah buruknya apa yang mereka telah kerjakan.

[9:9] They traded away GOD’s revelations for a cheap price. Consequently, they repulsed the people from His path. Miserable indeed is what they did!

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 78:

وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُم بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Translation:
Dan sesungguhnya, di antara mereka ada yang memutar-mutar lidahnya semasa membaca Kitab, supaya kamu menyangkanya sebahagian dari Kitab padahal ia bukanlah dari Kitab itu. Dan mereka pula berkata: “ia adalah dari sisi Allah”, padahal ia bukanlah dari sisi Allah; dan mereka pula tergamak berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui.

[3:78] Among them are those who twist their tongues to imitate the scripture, that you may think it is from the scripture, when it is not from the scripture, and they claim that it is from GOD, when it is not from GOD. Thus, they utter lies and attribute them to GOD, knowingly.

Surah 7. Al-Araf, Verse 179:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Translation:
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

[7:179] We have committed to Hell multitudes of jinns and humans. They have minds with which they do not understand, eyes with which they do not see, and ears with which they do not hear. They are like animals; no, they are far worse – they are totally unaware.

Ulasan saya adalah dalam curly bracket kecuali ayat AlQuraan dan terjemahannya.
}

SubhanAllah… Cantik petikan ini.
Kebesaran Sang Pencipta.
Allah Swt. BerFirman :

Wahai anak adam..
Aku jadikan engkau dalam
perut ibu mu, dan aku tutup
wajahmu dengan penutup
supaya tak lemas/
terhidu engkau dalam rahim.

Dan Aku jadikan
engkau tenang dilindungi
disebalik rahim ibumu.
Aku cukupkan bagi engkau
makanan mu.

Dan Aku jadikan
di samping kanan dan kirimu
tempat berpaut.
Di kananmu hati. ( liver )
dan di kirimu hempedu
( spleen ) ibumu.

Setelah itu,
Aku ajarkan engkau
untuk tetap dan duduk
di dalam badan ibu mu.
Adakah yang lain
selain dari Ku yang mampu
menjadikannya sedemikian.??

Setelah berakhir penciptaan
mu dan disempurnakan
kejadian mu,
aku arahkan kerajaanKu
dengan penuh
kasih dan sayang
untuk mengeluarkan mu
dari rahim,
maka dikeluarkanlah dirimu.

{
Surah 16. An-Nahl, Verse 78:

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Translation:
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
}

Tiada bagi mu gigi
untuk mengunyah,
jua tangan, untok menggapai,
juga kaki untok berdiri
Engkau tidak punya apa2.

{
Untuk manusia Allah telah menganugerahkan PENDENGARAN, PENGLIHATAN dan HATI.

Surah 16. An-Nahl, Verse 78:

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Translation:
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
}

Aku jadikan susu
yang lengkap lagi bersih
dari dada ibuMu,
yang sejuk di musim panas
dan panas di musim sejuk.

{
Walaupun ayat ini tidak merujuk kepada manusia secara spesifik tetapi ianya menerangkan bagaimana susu diperbuat.

Surah 16. An-Nahl, Verse 66:

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً نُّسْقِيكُم مِّمَّا فِي بُطُونِهِ مِن بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَّبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِّلشَّارِبِينَ

Translation:
Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.
}

Dan Aku letakkan cinta
dan kasih kepada engkau
dalam diri kedua org tua mu.
Tidak meniarap engkau
sebelum mampu,
tidak duduk. engkau
sebelum mampu,
tidak merangkak engkau
sebelum mampu,
tidak berdiri engkau
sebelum mampu.

{
Surah 31. Luqman, Verse 14:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Translation:
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
}

Apabila engkau telah kuat
untuk berjalan sekarang,
engkau bermaksiat
sa’at engkau berseorangan.!!
Dan engkau langsung
tidak malu padaKu.

{
Surah 16. An-Nahl, Verse 83:

يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللَّهِ ثُمَّ يُنكِرُونَهَا وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ

Translation:
Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.
}

Maka Aku tetap peringatkan:
Jika engkau berdoa,
Aku makbulkan.
Jika engkau meminta,
Aku berikan.
Jika engkau bertaubat,
Aku bawa engkau kepadaKu

{
Allah tidak peringatkan. Tugas ini telah diserahkan kepada Nabi dan RasulNya.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Translation:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Surah 4. An-Nisa, Verse 16:

وَاللَّذَانِ يَأْتِيَانِهَا مِنكُمْ فَآذُوهُمَا فَإِن تَابَا وَأَصْلَحَا فَأَعْرِضُوا عَنْهُمَا إِنَّ اللَّهَ كَانَ تَوَّابًا رَّحِيمًا

Translation:
Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertaubat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Surah 4. An-Nisa, Verse 17:

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Translation:
Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Surah 4. An-Nisa, Verse 18:

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَٰئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Translation:
Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang”. Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.
}

Sungguh ajaib, engkau wahai anak adam .. Ketika dilahirkan kau di Azankan, dan di Iqamat kan tanpa di sertai solat.. Dan bila kau mati engkau disolat kan tanpa didahulukan azan.

{
Hanya ada satu sahaja perkataan AJAIB terdapat di dalam AlQuraan. Itu pun merujuk dari manusia kepada manusia. Tiada yang AJAIB bagi Allah kerana Allah Maha Mengetahui.

Surah 50. Qaf, Verse 2:

بَلْ عَجِبُوا أَن جَاءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ فَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا شَيْءٌ عَجِيبٌ

Translation:
(Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: “Ini adalah suatu yang amat ajaib”.

Tiada dalam AlQuraan perlu diazankan ketika bayi dilahirkan. Azan adalah seruan atau panggilan untuk menunaikan Salat.
}

Sungguh ajaib bagi mu wahai
Anak adam..
Ketika lahir tidak kau ketahui
siapa yang mengeluarkan mu
dari tubuh ibumu,
dan ketika kau mati
tidak juga engkau ketahui
siapa yang memasukkan
engkau ke kubur mu.

{
Tak semestinya seseorang itu apabila mati akan dimasukkan ke dalam kubur.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 259:

أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ قَالَ بَل لَّبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ وَانظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِّلنَّاسِ وَانظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Translation:
Atau (tidakkah engkau pelik memikirkan wahai Muhammad) tentang orang yang melalui sebuah negeri yang telah runtuh segala bangunannya, orang itu berkata: “Bagaimana Allah akan menghidupkan (membina semula) negeri ini sesudah matinya (rosak binasanya)? ” Lalu ia dimatikan oleh Allah (dan dibiarkan tidak berubah) selama seratus tahun, kemudian Allah hidupkan dia semula lalu bertanya kepadanya: “Berapa lama engkau tinggal (di sini)?” Ia menjawab: “Aku telah tinggal (di sini) sehari atau setengah hari”. Allah berfirman:” (Tidak benar), bahkan engkau telah tinggal (berkeadaan demikian) selama seratus tahun. Oleh itu, perhatikanlah kepada makanan dan minumanmu, masih tidak berubah keadaannya, dan perhatikanlah pula kepada keldaimu (hanya tinggal tulang-tulangnya bersepah), dan Kami (lakukan ini ialah untuk) menjadikan engkau sebagai tanda (kekuasaan Kami) bagi umat manusia; dan lihatlah kepada tulang-tulang (keldai) itu, bagaimana Kami menyusunnya kembali kemudian Kami menyalutnya dengan daging “. Maka apabila telah jelas kepadanya (apa yang berlaku itu), berkatalah dia: Sekarang aku mengetahuinya (dengan yakin), sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu”.
}

Sungguh ajaib perihalmu
Anak adam..
Ketika kau dilahirkan
ada yang menggosok dan
membersihkan mu,
dan setelah engkau mati
ada juga yang menggosok
dan membersihkan mu.

{
Peraturan memandikan mayat cuma berlaku ke atas orang Islam sahaja. Tatacara menguruskan mayat amat berbeza di antara satu fahaman dengan fahaman yang lain.
}

Sungguh ajaib perihalmu
Anak adam..
Ketika lahir tidak kau tahu
siapa yang gembira dan
tersenyum atas kelahiranmu,
dan setelah ajalmu
masih engkau tidak tahu
siapa yang menangisi
dan bersedih ke Atas mu.

{
Surah 56. Al-Waqia, Verse 60:

نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ

Translation:
Kamilah yang menentukan (dan menetapkan masa) kematian (tiap-tiap seorang) di antara kamu, dan Kami tidak sekali-kali dapat dikalahkan atau dilemahkan;
}

Ajaib sungguh perihalmu
Anak adam..
Ketika engkau di perut ibumu
Aku jadikan engkau,
di dalam tempat yang sempit
lagi gelap, dan apabila mati
dijadikan bagi engkau kubur
yang sempit lagi gelap.

{
Gaya bahasanya amat berbeza sekali dengan ayat AlQuraan.

Surah 39. Az-Zumar, Verse 6:

خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ الْأَنْعَامِ
ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ

Translation:
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

Surah 22. Al-Hajj, Verse 5:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِن بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ

Translation:
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

}

Ajaib sungguh perihalmu
Anak adam..
Lahirmu terus engkau dibalut
dengan kain putih
untuk menutupi mu,
mati mu juga engkau
dikafankan dengan kain putih
untuk menutupi mu.

{
Peraturan manusia. Tidak semestinya dibalut dengan kain putih apabila bayi dilahirkan.
}

Ajaib sungguh perihalmu
Anak adam ..
Apabila engkau lahir
ditanyakan manusia
mengenai
syahadah dan perihalmu.

Dan setelah engkau mati
engkau ditanyakan malaikat
tentang amal2
engkau yang sholeh dan apa
bekalmu untuk akhirat?

{
Surah 16. An-Nahl, Verse 70:

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّاكُمْ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْ لَا يَعْلَمَ بَعْدَ عِلْمٍ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

Translation:
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

Surah 36. Ya Seen, Verse 51:

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ الْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ

Translation:
Dan sudah tentu akan ditiupkan sangkakala (menghidupkan orang-orang yang telah mati; apabila berlaku yang demikian) maka semuanya segera bangkit keluar dari kubur masing-masing (untuk) mengadap Tuhannya.
}

Paksakan untuk sebut di hati
Dua kalimah Syahadah.
Asyha’ du an Lailahaillallah, waashadu anna
Muhammadar Rasulullah.

{
Surah 46. Al-Ahqaf, Verse 15:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Translation:
Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dengan menanggung susah payah dan telah melahirkannya dengan menanggung susah payah. Sedang tempoh mengandungnya beserta dengan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa tiga puluh bulan. Setelah ia besar sampai ke peringkat dewasa yang sempurna kekuatannya dan sampai ke peringkat umur empat puluh tahun, berdoalah ia dengan berkata: “Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmatmu yang engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku, dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redai; dan jadikanlah sifat-sifat kebaikan meresap masuk ke dalam jiwa zuriat keturunanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepadamu, dan sesungguhnya aku dari orang-orang Islam (yang tunduk patuh kepadamu)”.

Surah 22. Al-Hajj, Verse 5:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِن بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ

Translation:
Wahai umat manusia, sekiranya kamu menaruh syak (ragu-ragu) tentang kebangkitan makhluk (hidup semula pada hari kiamat), maka (perhatilah kepada tingkatan kejadian manusia) kerana sebenarnya Kami telah menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setitik air benih, kemudian dari sebuku darah beku, kemudian dari seketul daging yang disempurnakan kejadiannya dan yang tidak disempurnakan; (Kami jadikan secara yang demikian) kerana Kami hendak menerangkan kepada kamu (kekuasaan Kami); dan Kami pula menetapkan dalam kandungan rahim (ibu yang mengandung itu) apa yang Kami rancangkan hingga ke suatu masa yang ditentukan lahirnya; kemudian Kami mengeluarkan kamu berupa kanak-kanak; kemudian (kamu dipelihara) hingga sampai ke peringkat umur dewasa; dan (dalam pada itu) ada di antara kamu yang dimatikan (semasa kecil atau semasa dewasa) dan ada pula yang dilanjutkan umurnya ke peringkat tua nyanyuk sehingga ia tidak mengetahui lagi akan sesuatu yang telah diketahuinya dahulu. Dan (ingatlah satu bukti lagi); Engkau melihat bumi itu kering, kemudian apabila Kami menurunkan hujan menimpanya, bergeraklah tanahnya (dengan tumbuh-tumbuhan yang merecup tumbuh), dan gembur membusutlah ia, serta ia pula menumbuhkan berjenis-jenis tanaman yang indah permai.
}

Bacakan Juga Surah Al Ikhlas
Bismillah.
Qul hu’wallah hu’ Ahad.
Allah hu’ssomad.
Lam yalid wa lam yuulad.
Wa lam yaqullahu kufuwan
Ahad

Engkau sebarkan maka setiap orang yg membacanya sperti membaca sepertiga Al-Quran.ُ
آمين يا الله * آمين يا رحمن * آمين يا رحيم..
أَمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِينْ.
َ
ِ ஜ¤═══¤ ۩۞۩ ¤═══¤ஜ
ٍِSemoga kita dapat menyebar
luaskan kata kata yang
bermanfaat ini.
Agar ia akan jadi ilmu Amal,
Jariaah Bagi jawapan
Di hadapan Allah Nanti..ْ*Untuk Renungan Kita Bersama*
_________________________________

Orang Beriman 61. Kenangkanlah nikmat Allah yang dilimpahkanNya kepada kamu.

Surah Al-Ahzab

33|9|يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَآءَتْكُمْ جُنُودٌۭ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًۭا وَجُنُودًۭا لَّمْ تَرَوْهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا

[9] Wahai orang-orang beriman, kenangkanlah nikmat Allah yang dilimpahkanNya kepada kamu, ketika kamu didatangi tentera, lalu Kami hantarkan kepada mereka angin ribut dan angkatan tentera yang kamu tidak melihatnya. Dan Allah sentiasa melihat akan apa yang kamu lakukan.

33:9 O you who believe, remember God’s blessing upon you; when soldiers attacked you, we sent upon them violent wind and invisible soldiers. God is Seer of everything you do.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 10:

إِذْ جَاءُوكُم مِّن فَوْقِكُمْ وَمِنْ أَسْفَلَ مِنكُمْ وَإِذْ زَاغَتِ الْأَبْصَارُ وَبَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّونَ بِاللَّهِ الظُّنُونَا

Translation:
(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka.

33:10. When they came from above you, and from beneath you, your eyes were terrified, your hearts ran out of patience, and you harbored unbefitting thoughts about GOD.

Jangan sesekali kita terpedaya dengan bisikan Syaitan.

🌻Cerita ini sangat menarik, tolong luangkan masa untuk membacanya.

{
Ulasan saya seperti yg terdapat dalam curly bracket.
}

★Suatu hari Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ( R.A. ) :

Wahai Ali, lakukanlah 5 perkara ini sebelum kamu tidur…

◆ 1. Berikan sedekah 4000 Dinar, kemudian tidurlah..

◆2. Khatamkan Al Quran, lalu tidurlah..

◆3. Belilah Syurga, lalu tidurlah.

◆4. Perbaikkilah hubungan dua orang yang tengah berselisih, kemudian kamu tidurlah.

◆5. Tunaikanlah satu kali Haji, lalu tidurlah.

★Ali ( R.A.) pun menjawab, “Ya Rasulallah. Mana mungkin aku boleh melakukan semuanya itu ?

Lalu Nabi ( SAW ) pun menjawab :

◆4 kali membaca Al Fatihah adalah sama nilai dengan sedekah 4,000 Dinar.

{
Sadaqah / Infaq adalah sesuatu yang tangible. Kalau kita berinfaq 4,000 dinar, mesti ada matawang berkenaan dan mestilah ada orang yg menerimanya dan mendapat manafaat daripadanya.

Sadaqah adalah Sadaqah

😀Ketawa itu Sadaqah
😊Senyuman itu Sadaqah
😬Menyeringei itu Sadaqah
😭Menangis itu Sadaqah
Bukan, bukan, bukan
Semua tu bukan Sadaqah
Itu hanyalah metafora (kiasan)

Sadaqah tu Ketara (Tangible)
Yang boleh dirasa dengan tangan
Boleh dilihat dengan mata
Boleh mententeramkan hati
Boleh mengurangkan beban
Boleh menghilangkan kesengsaraan

Mana-mana Sadaqah yang Intangible tu bukan Sadaqah
Itu hanyalah khayalan
Khayalan yang dipesongkan oleh bisikan
Sadaqah yang tidak memberikan sebarang ganjaran
Kerana ianya tidak wujud di alam nyata
Makna yang direka-reka oleh yang berkepentingan

Kalau ketawa tu Sadaqah
Ketawalah sepanjang masa
Ketawalah siang malam
Ketawalah sampai mati
Adakah ganjarannya Surga?
Tidak semudah itu

SHARE bukan Sadaqah
LIKE bukan Sadaqah
VIRAL bukan Sadaqah

SADAQAH adalah menafkahkan sebahagian daripada rezeki kurniaan Allah
Harta, wang, ternakan, tanaman, makanan dan minuman adalah barangan TANGIBLE
Sadaqahlah sebahagian daripadanya

Surah 2. Al-Baqara, Verse 3:

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

Translation:
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

2:3. who believe in the unseen, observe the Contact Prayers (Salat)*, and from our provisions to them, they give to charity.

Tetapi bila bersadaqah
Jangan diungkit
Jangan dihina
Kalau tak mampu
Sekadar simpati
Belas kasihan dan
Berbudi bahasa

Surah 2. Al-Baqara, Verse 263:
‎قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ

Terjemahannya:
Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.

2:263. Kind words and compassion are better than a charity that is followed by insult. GOD is Rich, Clement.

Sadaqah barang yang baik
Yang amat disayangi
Bukan yang buruk
Bukan yang menyakitkan mata
Bukan yang menyakitkan hati

Surah 2. Al-Baqara, Verse 267:
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنفِقُوا مِن طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِآخِذِيهِ إِلَّا أَن تُغْمِضُوا فِيهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Terjemahannya:
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

2:267. O you who believe, you shall give to charity from the good things you earn, and from what we have produced for you from the earth. Do not pick out the bad therein to give away, when you yourselves do not accept it unless your eyes are closed. You should know that GOD is Rich, Praiseworthy.

Bersadaqahlah di masa susah
Ganjarannya tak terhingga
Allah sayang kamu

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 134:

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Translation:
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

3:134. who give to charity during the good times, as well as the bad times. They are suppressors of anger, and pardoners of the people. GOD loves the charitable.

}

◆3 kali membaca surah Al Ikhlas adalah sama nilainya dengan menamatkan bacaan satu Al-Qur’an.

{
Ini sebenarnya mitos. Surah al-Ikhlas itu adalah sebahagian daripada al-Quran, bagaimana mungkin baca 3 kali satu surah sahaja boleh menjadi satu al-Quran. Ini semuanya tipu daya Syaitan sebagaimana Syaitan telah memperdayakan Adam supaya menghampiri sebatang pokok di Jannah.

Apakah yg telah memperdayakan nabi Adam? Adam telah dijanjikan menjadi malaikat dan hidup yang berkekalan. Adam terpedaya dan dikeluarkan dari Jannah dan diturunkan ke Bumi. Maka membiaklah manusia menghuni Bumi sehingga Hari Akhir.

Surah 7. Al-Araf, Verse 19:

وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ

Translation:
(Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim”.

Surah 7. Al-Araf, Verse 20:

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِن سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ

Translation:
Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”.
}

◆3 kali membaca Shalawat adalah sama nilai dgn harga Syurga.

{
Untuk mendapatkan Jannah, pahala kebajikan mestilah melebihi dosa kejahatan. Bagaimana kita boleh mendapat pahala yg banyak dengan hanya berselawat? Pahala yg banyak boleh diperolehi dengan membelanjakan harta kepada jalan Allah. Fii Sabillah.

Surah 4. An-Nisa, Verse 122:

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا وَعْدَ اللَّهِ حَقًّا وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ قِيلًا

Translation:
Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh, Kami akan masukkan mereka ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, sebagai janji Allah yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?

Surah 4. An-Nisa, Verse 123:

لَّيْسَ بِأَمَانِيِّكُمْ وَلَا أَمَانِيِّ أَهْلِ الْكِتَابِ مَن يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ وَلَا يَجِدْ لَهُ مِن دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا

Translation:
(Balasan yang baik yang dijanjikan oleh Allah itu) tidak akan didapati hanya dengan angan-angan kamu semata-mata, dan tidak pula dengan angan-angan ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani). Sesiapa yang melakukan kejahatan, ia akan dibalas dengan kejahatan itu, dan ia pula tidak akan mendapat – selain dari Allah – seorang pun yang akan melindunginya, dan tidak ada juga yang dapat menolongnya.

Surah 4. An-Nisa, Verse 124:

وَمَن يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا

Translation:
Dan sesiapa yang mengerjakan amal soleh, dari lelaki atau perempuan, sedang ia beriman, maka mereka itu akan masuk Syurga, dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasannya) sedikitpun.

Surah 4. An-Nisa, Verse 125:

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِّمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

Translation:
Dan tidak ada yang lebih baik ugamanya daripada orang yang menyerahkan dirinya kepada Allah (dengan ikhlas), sedang ia berusaha mengerjakan kebaikan, dan ia pula mengikut ugama Nabi Ibrahim yang lurus (yang tetap di atas dasar tauhid); dan (kerana itulah) Allah menjadikan Nabi Ibrahim kesayanganNya.

}

◆10 kali bacaan “Istighfar” adalah sama nilainya dengan menyambung silaturrahim dua orang yg berselisih.

{
Istighfar adalah bacaan kita meminta keampunan dari Allah iaitu di antara manusia dan Allah. Apakah kaitannya istighfar itu dengan silaturrahim sedangkan silaturrahim itu adalah di antara manusia dengan manusia?

Surah 7. Al-Araf, Verse 205:

وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُن مِّنَ الْغَافِلِينَ

Indonesian:
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.

En: Khan:
And remember your Lord by your tongue and within yourself, humbly and with fear without loudness in words in the mornings, and in the afternoons and be not of those who are neglectful.
}

◆4 kali membaca “Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha ilallah, Allahu Akbar” adalah sama dengan menunaikan satu kali Haji.

{
Haji itu adalah amalan / perbuatan dan bacaan-bacaan tertentu seperti istighfar dan zikir. Bagaimana kita boleh menunaikan Haji hanya dengan membuat 4 kali bacaan sahaja sedangkan semasa di Arafah, kita dikehendaki berzikir beribu kali seperti kita mengingati ibu bapa datuk nenek kita?

Surah 2. Al-Baqara, Verse 200:

‎فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

Indonesian:
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.

[2:200] Once you complete your rites, you shall continue to commemorate GOD as you commemorate your own parents, or even better. Some people would say, “Our Lord, give us of this world,” while having no share in the Hereafter.
}