About keptenaz

Retired Naval Captain.

¿¿Bertasbih, Berdzikir, Memuji, Solat dll.

Reposting.

Seluruh Alam bertasbih kepadaNya.

Surah 59. Al-Hashr, Verse 24:

هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Translation:

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

59:24. He is the One GOD; the Creator, the Initiator, the Designer. To Him belong the most beautiful names. Glorifying Him is everything in the heavens and the earth. He is the Almighty, Most Wise.

Surah 17. Al-Isra, Verse 44:

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

Translation:

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

44. Glorifying Him are the seven universes, the earth, and everyone in them. There is nothing that does not glorify Him, but you do not understand their glorification. He is Clement, Forgiver.

Surah 57. Al-Hadid, Verse 1:

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Translation:

Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

57:1. Glorifying GOD is everything in the heavens and the earth. He is the Almighty, Most Wise.

Surah 62. Al-Jumua, Verse 1:

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ

Translation:

Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

62:1. Glorifying GOD is everything in the heavens and everything on earth; the King, the Most Sacred, the Almighty, the Most Wise.

Surah 64. At-Taghabun, Verse 1:

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Translation:

Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

64:1. Glorifying GOD is everything in the heavens and everything on earth. To Him belongs all kingship, and to Him belongs all praise, and He is Omnipotent.

Bertasbih Pagi dan Petang.

Surah 24. An-Noor, Verse 36:

فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ

Translation:

Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang,

24:36. (God’s guidance is found) in houses exalted by GOD, for His name is commemorated therein. Glorifying Him therein, day and night –

Surah 48. Al-Fath, Verse 9:

لِّتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Translation:

supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.

48:9. That you people may believe in GOD and His messenger, and reverence Him, and observe Him, and glorify Him, day and night.

Bertasbih Petang dan Subuh.

Surah 30. Ar-Room, Verse 17:

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

Translation:

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh,

30:17. Therefore, you shall glorify GOD when you retire at night, and when you rise in the morning.

Bertasbih sebelum terbit dan terbenam Matahari, Siang dan Malam.

Surah 20. Taha, Verse 130:

فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Translation:

Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang,

20:130. Therefore, be patient in the face of their utterances, and praise and glorify your Lord before sunrise and before sunset. And during the night glorify Him, as well as at both ends of the day, that you may be happy.

Bertasbih ketika berdiri, Malam hari dan di waktu berundurnya Bintang-bintang. (Bertasbih walaupun di angkasa lepas)

Surah 52. At-tur, Verse 48:

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ

Translation:

Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri,

Surah 52. At-tur, Verse 49:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

Translation:

dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar).

52:48. You shall steadfastly persevere in carrying out your Lord’s command—you are in our eyes—and glorify and praise your Lord when you get up.

52:49. Also during the night glorify Him, and at dawn as the stars fade away.

Bertasbih dan Bersujud Sepanjang Malam.

Surah 76. Al-Insan, Verse 26:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

Translation:

Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari.

76:26. During the night, fall prostrate before Him, and glorify Him many a long night.

Bertawakkal. Bertasbih.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 58:

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ وَكَفَىٰ بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا

Translation:

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.

25:58. You shall put your trust in the One who is Alive—the One who never dies—and praise Him and glorify Him. He is fully Cognizant of His creatures’ sins.

Memuji.

Surah 30. Ar-Room, Verse 18:

وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ

Translation:

dan bagi-Nya-lah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu Zuhur.

30:18. All praise is due to Him in the heavens and the earth, throughout the evening, as well as in the middle of your day.

Bersabar. Beristighfar. Bertasbih. Memuji.

Surah 40. Ghafir, Verse 55:

فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Translation:

Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.

40:55. Therefore, be patient, for GOD’s promise is true, and ask forgiveness for your sin, and glorify and praise your Lord night and day.

Istighfar waktu Sahur.

Surah 3. Aal-e-Imran, Verse 17:

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

Translation:

(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.

3:17. They are steadfast, truthful, submitting, charitable, and meditators at dawn.

Surah 51. Adh-Dhariyat, Verse 18:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Translation:

Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.

51:18. At dawn, they prayed for forgiveness.

Malaikat bertasbih dan berdoa.

Surah 40. Ghafir, Verse 7:

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

Translation:

(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala,

40:7. Those who serve the throne and all those around it glorify and praise their Lord, and believe in Him. And they ask forgiveness for those who believe: “Our Lord, Your mercy and Your knowledge encompass all things. Forgive those who repent and follow Your path, and spare them the retribution of Hell.

Malaikat bertasbih Malam dan Siang.

Surah 41. Fussilat, Verse 38:

فَإِنِ اسْتَكْبَرُوا فَالَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَ

Translation:

Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu.

41:38. If they are too arrogant to do this, then those at your Lord glorify Him night and day, without ever tiring.

Bertasbih dan Mohon Keampunan.

Surah 110. An-Nasr, Verse 3:

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

Translation:

maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.

110:3. You shall glorify and praise your Lord, and implore Him for forgiveness. He is the Redeemer.

Berdzikir dengan tidak mengeraskan suara.

Surah 7. Al-Araf, Verse 205:

وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُن مِّنَ الْغَافِلِينَ

Translation:

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.

7:205. You shall remember your Lord within yourself, publicly, privately, and quietly, day and night; do not be unaware.*

Berdzikir sebanyak-banyaknya.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 41:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

Translation:

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.

33:41. O you who believe, you shall remember GOD frequently.*

Asmaul Husna

Surah 76. Al-Insan, Verse 25:

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Translation:

Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.

76:25. And commemorate the name of your Lord day and night.

Bertasbih menyebut nama Tuhanmu yang Agong.

Surah 56. Al-Waqia, Verse 74:

Surah 56. Al-Waqia, Verse 96:

Surah 69. Al-Haaqqa, Verse 52:

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ

Translation:

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.

56:74. You shall glorify the name of your Lord, the Great.

Solat

Surah 11. Hud, Verse 114:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Translation:

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

11:114. You shall observe the Contact Prayers (Salat) at both ends of the day, and during the night. The righteous works wipe out the evil works. This is a reminder for those who would take heed.

Solat dan baca Al-Quran.

Surah 17. Al-Isra, Verse 78:

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Translation:

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

17:78. You shall observe the Contact Prayer (Salat) when the sun declines from its highest point at noon, as it moves towards sunset. You shall also observe (the recitation of) the Quran at dawn. (Reciting) the Quran at dawn is witnessed.

Bersujud dan Berdiri.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 64:

وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا

Translation:

Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.

25:64. In the privacy of the night, they meditate on their Lord, and fall prostrate.

Surah 27. An-Naml, Verse 8:

فَلَمَّا جَاءَهَا نُودِيَ أَن بُورِكَ مَن فِي النَّارِ وَمَنْ حَوْلَهَا وَسُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Translation:

Maka tatkala dia tiba di (tempat) api itu, diserulah dia: “Bahwa telah diberkati orang-orang yang berada di dekat api itu, dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Dan Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam”.

27:8. When he came to it, he was called: “Blessed is the One (who is speaking from) within the fire, and those around it.” Glory be to GOD, Lord of the universe.

Solat Tahajjud sebagai ibadat tambahan.

Surah 17. Al-Isra, Verse 79:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Translation:

Dan bangunlah pada sebahagian dari waktu malam serta kerjakanlah “sembahyang tahajjud” padanya, sebagai sembahyang tambahan bagimu; semoga Tuhanmu membangkit dan menempatkanmu pada hari akhirat di tempat yang terpuji.

17:79. During the night, you shall meditate for extra credit, that your Lord may raise you to an honorable rank.

Ringkasan.

1. Sahur – Istighfar.

2. Fajar. Dawn – Istighfar, Membaca Al-Quran.

3. Subuh. Twilight Dawn – Solat, Bertasbih,

4. Shorook. Terbit Matahari. Sunrise – Bertasbih,

5. Pagi. Morning – Bertasbih, Berdzikir, Asmaul Husna,

6. Dhuha. Forenoon – Solat Sunat.

7. Dzuhur. Tengahari. Noon. Post Meridian – Solat, Memuji,

8. ‘Asar. Afternoon – Solat, Bertasbih, Memuji, Berdzikir, Asmaul Husna,

9. Terbenam Matahari. Sunset – Bertasbih.

10. Maghrib. Twilight Dusk – Solat.

11. Isyak. Nighfall – Solat, Bertasbih.

12. Dinihari. Tengah Malam. Ante Meridian – Tahajjud, Bertasbih.

13. Siang. Day – Bertasbih.

14. Malam. Night – Bertasbih.

http://wordpress.mrreid.org/2013/02/05/dawn-dusk-sunrise-sunset-and-twilight/

Dawn, dusk, sunrise, sunset and twilight

Dawn occurs before sunrise, before the top of the Sun reaches the horizon. AstronomicalDawn isthe point at which it becomes possible to detect light in the sky, when the sun is 18° below the horizon. Nautical Dawn occurs at 12° below the horizon, when it becomes possible to see the horizon properly and distinguish some objects. Civil Dawn occurs when the sun is 6° below the horizon and there is enough light for activities to take place without artificial lighting.

Dusk occurs after sunset, once the top of the Sun has passed the horizon. As with dawn there is astronomical dusk, nautical dusk and civil dusk, occurring at 18°, 12° and 6° below the horizon respectively.

Twilight is the name given to the period between dawn and sunrise, or between sunset and dusk, when light is still visible in the sky due to sunlight scattering off the atmosphere. It can also be separated in astronomical, nautical and civil sections by how far below the horizon the Sun is.

Sunrise and sunset are the points at which the top edge of the Sun reaches the horizon; the only difference between them is the direction in which the Sun is moving at the time. It actually occurs when the top of the Sun is 0.57° below the horizon due to refraction of the Sun’s light by the atmosphere.

Advertisements

Hanya Allah menetapkan hukum apa yang dikehendakiNya.

Reposting.

Surah Al-Maeda. Ayat 1.

5|1|يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَوْفُوا۟ بِٱلْعُقُودِ ۚ أُحِلَّتْ لَكُم بَهِيمَةُ ٱلْأَنْعَٰمِ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ غَيْرَ مُحِلِّى ٱلصَّيْدِ وَأَنتُمْ حُرُمٌ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ يَحْكُمُ مَا يُرِيدُ

A. Wahai orang-orang beriman(1),

B. penuhilah dan sempurnakanlah perjanjian-perjanjian(2).

C. Dihalalkan bagi kamu binatang-binatang ternak(3),

D. melainkan apa yang akan dibacakan kepada kamu(4).

E. Tidak pula bererti kamu boleh menghalalkan perburuan ketika kamu dalam keadaan berihram(5).

F. Dan Allah jua menetapkan hukum apa yang dikehendakiNya(7).

5:1 O you who believe(1), you shall fulfill your covenants(2). Permitted for you to eat are the livestock (3), except those specifically prohibited herein(4). You shall not permit hunting throughout Hajj pilgrimage(5). God decrees whatever He wills(7).

(cf; Al-Hajj 22:30)

{

Cukup mendalam maksud ayat ini tetapi sehingga ke hari ini manusia masih bertelagah mengenai yang mana HALAL dan yang mana HARAM.

The rule is very simple and straightforward.

Rule No 1. START. Declaration. (Pengisytiharan) (If you are non-believer, then you can disregard this Ayat entirely)

Rule No 2. Solemnation. (Ikrar)

Rule No 3. Commandment. (Perintah)

Rule No 4. Exception / Restrictions. (Pengecualian / Sekatan)

Rule No 5. Confirmation / Qualification. (Pengesahan / Penjelasan)

Rule No 6. Justifications / Condemnation. (Sebab Musabab)

Rule No 7. END. Ultimatum. (Keputusan Mutlak) (If you try to decree one, then see Rule No 1.)

}

Below are the ultimatum given by Allah.

1. Fully detailed. Beyond Reasonable Doubts.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 114:

أَفَغَيْرَ اللَّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنزَلَ إِلَيْكُمُ الْكِتَابَ مُفَصَّلًا وَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْلَمُونَ أَنَّهُ مُنَزَّلٌ مِّن رَّبِّكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

Translation:

Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

6|114|“Shall I seek a judge other than God, when He is the One who revealed to you the Book, explained in detail?” Those to whom We gave the Book know that it is the truth revealed from your Lord. So do not be of those who doubt.

6:114. Shall I seek other than GOD as a source of law, when He has revealed to you this book fully detailed? Those who received the scripture recognize that it has been revealed from your Lord, truthfully. You shall not harbor any doubt.

2. Completed. No more Additions and Alterations. Full Stop.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 115:

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا لَّا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Translation:

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.

6|115|The Word of your Lord has been completed, in truth and justice. There is no changing to His words. He is the Hearer, the Knower.

6:115. The word of your Lord is complete, in truth and justice. Nothing shall abrogate His words. He is the Hearer, the Omniscient.

3. This is not Democracy where majority win.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 116:

وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

Translation:

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).

6|116|If you were to obey most of those on earth, they would divert you from God’s path. They follow nothing but assumptions, and they only conjecture.

6:116. If you obey the majority of people on earth, they will divert you from the path of GOD. They follow only conjecture; they only guess.

4. No more arguments.

Surah 18. Al-Kahf, Verse 54:

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِن كُلِّ مَثَلٍ وَكَانَ الْإِنسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا

Translation:

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

18:54. We have cited in this Quran every kind of example, but the human being is the most argumentative creature.

Surah 17. Al-Isra, Verse 89:

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِن كُلِّ مَثَلٍ فَأَبَىٰ أَكْثَرُ النَّاسِ إِلَّا كُفُورًا

Translation:

Dan sesungguhnya Kami telah menerangkan berulang-ulang kepada manusia, di dalam Al-Quran ini, dengan berbagai-bagai contoh perbandingan (yang mendatangkan iktibar); dalam pada itu, kebanyakan manusia tidak mahu menerima selain dari kekufuran.

5. Ultimate Authority.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 70:

وَهُوَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ لَهُ الْحَمْدُ فِي الْأُولَىٰ وَالْآخِرَةِ وَلَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Translation:

Dan Dia lah Allah tiada Tuhan melainkan Dia. Segala puji tertentu bagiNya, di dunia dan di akhirat; dan hanyalah Dia yang berkuasa menghukum, serta kepadaNyalah kamu semua dikembalikan.

Puasa (Tazkirah)

Reposting.

1. Puasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas orang dahulu.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Indonesian:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Surah 2. Al-Baqara, Verse 184:

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Translation:

(Puasa yang diwajibkan itu ialah beberapa hari yang tertentu; maka sesiapa di antara kamu yang sakit, atau dalam musafir, (bolehlah ia berbuka), kemudian wajiblah ia berpuasa sebanyak (hari yang dibuka) itu pada hari-hari yang lain; dan wajib atas orang-orang yang tidak terdaya berpuasa (kerana tua dan sebagainya) membayar fidyah iaitu memberi makan orang miskin. Maka sesiapa yang dengan sukarela memberikan (bayaran fidyah) lebih dari yang ditentukan itu, maka itu adalah suatu kebaikan baginya; dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu kalau kamu mengetahui.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Translation:

(Masa yang diwajibkan kamu berpuasa itu ialah) bulan Ramadan yang padanya diturunkan Al-Quran, menjadi petunjuk bagi sekalian manusia, dan menjadi keterangan-keterangan yang menjelaskan petunjuk dan (menjelaskan) perbezaan antara yang benar dengan yang salah. Oleh itu, sesiapa dari antara kamu yang menyaksikan anak bulan Ramadan (atau mengetahuinya), maka hendaklah ia berpuasa bulan itu; dan sesiapa yang sakit atau dalam musafir maka (bolehlah ia berbuka, Kemudian wajiblah ia berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (Dengan ketetapan yang demikian itu) Allah menghendaki kamu beroleh kemudahan, dan Ia tidak menghendaki kamu menanggung kesukaran. Dan juga supaya kamu cukupkan bilangan puasa (sebulan Ramadan), dan supaya kamu membesarkan Allah kerana mendapat petunjukNya, dan supaya kamu bersyukur.

[2:183] O you who believe, fasting is decreed for you, as it was decreed for those before you, that you may attain salvation.

[2:184] Specific days (are designated for fasting); if one is ill or traveling, an equal number of other days may be substituted. Those who can fast, but with great difficulty, may substitute feeding one poor person for each day of breaking the fast. If one volunteers (more righteous works), it is better. But fasting is the best for you, if you only knew.

[2:185] Ramadan is the month during which the Quran was revealed, providing guidance for the people, clear teachings, and the statute book. Those of you who witness this month shall fast therein. Those who are ill or traveling may substitute the same number of other days. GOD wishes for you convenience, not hardship, that you may fulfill your obligations, and to glorify GOD for guiding you, and to express your appreciation.

2. Waktu berpuasa.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 187:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Indonesian:

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan (Hudud) Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

[2:187] Permitted for you is sexual intercourse with your wives during the nights of fasting. They are the keepers of your secrets, and you are the keepers of their secrets. GOD knew that you used to betray your souls, and He has redeemed you, and has pardoned you. Henceforth, you may have intercourse with them, seeking what GOD has permitted for you. You may eat and drink until the white thread of light becomes distinguishable from the dark thread of night at dawn. Then, you shall fast until sunset. Sexual intercourse is prohibited if you decide to retreat to the masjid (during the last ten days of Ramadan). These are GOD’s laws; you shall not transgress them. GOD thus clarifies His revelations for the people, that they may attain salvation.

{Salah satu perkataan Hudud yang digunakan dalam ayat AlQuraan. Hudud membawa maksud batas atau limit.}

3. Ganjaran Berpuasa dan Amal Soleh Yang Lain.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 35:

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Indonesian:

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, *laki-laki dan perempuan yang berpuasa,* laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, *Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.*

[33:35] The submitting men, the submitting women, the believing men, the believing women, the obedient men, the obedient women, the truthful men, the truthful women, the steadfast men, the steadfast women, the reverent men, the reverent women, the charitable men, the charitable women, the fasting men, the fasting women, the chaste men, the chaste women, and the men who commemorate GOD frequently, and the commemorating women; GOD has prepared for them forgiveness and a great recompense.

4. Puasa lebih baik bagimu *JIKA* kamu mengetahui.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 184:

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Indonesian:

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. *Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.*

[2:184] Specific days (are designated for fasting); if one is ill or traveling, an equal number of other days may be substituted. Those who can fast, but with great difficulty, may substitute feeding one poor person for each day of breaking the fast. If one volunteers (more righteous works), it is better. *But fasting is the best for you, if you only knew.*

En: Khan:

[Observing Saum (fasts)] for a fixed number of days, but if any of you is ill or on a journey, the same number (should be made up) from other days. And as for those who can fast with difficulty, (e.g. an old man, etc.), they have (a choice either to fast or) to feed a Miskin (poor person) (for every day). But whoever does good of his own accord, it is better for him. And that you fast, it is better for you if only you know.

{Berpuasa itu amat baik bagi manusia tetapi kita tidak mengetahuinya. Allah telah mengesahkan bahawa puasa adalah baik bagi kita jadi janganlah sesekali mempersoalkannya. Puasa difardhukan pada bulan Ramadhan sepertimana telah ditetapkan bagi orang-orang yang terdahulu dan juga berpuasalah pada bila-bila masa kecuali pada hari yang diharamkan sahaja.}

5. Puasa dan bila boleh diqada.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Indonesian:

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

En: Khan:

The month of Ramadan in which was revealed the Quran, a guidance for mankind and clear proofs for the guidance and the criterion (between right and wrong). So whoever of you sights (the crescent on the first night of) the month (of Ramadan i.e. is present at his home), he must observe Saum (fasts) that month, and whoever is ill or on a journey, the same number [of days which one did not observe Saum (fasts) must be made up] from other days. Allah intends for you ease, and He does not want to make things difficult for you. (He wants that you) must complete the same number (of days), and that you must magnify Allah [i.e. to say Takbir (Allahu-Akbar; Allah is the Most Great) on seeing the crescent of the months of Ramadan and Shawwal] for having guided you so that you may be grateful to Him.

6. Puasa untuk membayar dam.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 196:

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ وَلَا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّىٰ يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِ أَذًى مِّن رَّأْسِهِ فَفِدْيَةٌ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ فَإِذَا أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمْ يَكُنْ أَهْلُهُ حَاضِرِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Indonesian:

Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah. Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) korban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfid-yah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan ‘umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang korban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. Demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah). Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.

En: Khan:

And perform properly (i.e. all the ceremonies according to the ways of Prophet Muhammad SAW), the Hajj and ‘Umrah (i.e. the pilgrimage to Makkah) for Allah. But if you are prevented (from completing them), sacrifice a Hady (animal, i.e. a sheep, a cow, or a camel, etc.) such as you can afford, and do not shave your heads until the Hady reaches the place of sacrifice. And whosoever of you is ill or has an ailment in his scalp (necessitating shaving), he must pay a Fidyah (ransom) of either observing Saum (fasts) (three days) or giving Sadaqah (charity – feeding six poor persons) or offering sacrifice (one sheep). Then if you are in safety and whosoever performs the ‘Umrah in the months of Hajj, before (performing) the Hajj, (i.e. Hajj-at-Tamattu’ and Al-Qiran), he must slaughter a Hady such as he can afford, but if he cannot afford it, he should observe Saum (fasts) three days during the Hajj and seven days after his return (to his home), making ten days in all. This is for him whose family is not present at Al-Masjid-al-Haram (i.e. non-resident of Makkah). And fear Allah much and know that Allah is Severe in punishment.

Surah 5. Al-Maeda, Verse 95:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْتُلُوا الصَّيْدَ وَأَنتُمْ حُرُمٌ وَمَن قَتَلَهُ مِنكُم مُّتَعَمِّدًا فَجَزَاءٌ مِّثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ النَّعَمِ يَحْكُمُ بِهِ ذَوَا عَدْلٍ مِّنكُمْ هَدْيًا بَالِغَ الْكَعْبَةِ أَوْ كَفَّارَةٌ طَعَامُ مَسَاكِينَ أَوْ عَدْلُ ذَٰلِكَ صِيَامًا لِّيَذُوقَ وَبَالَ أَمْرِهِ عَفَا اللَّهُ عَمَّا سَلَفَ وَمَنْ عَادَ فَيَنتَقِمُ اللَّهُ مِنْهُ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انتِقَامٍ

Indonesian:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membunuh binatang buruan, ketika kamu sedang ihram. Barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu sebagai had-yad yang dibawa sampai ke Ka’bah atau (dendanya) membayar kaffarat dengan memberi makan orang-orang miskin atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, supaya dia merasakan akibat buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan apa yang telah lalu. Dan barangsiapa yang kembali mengerjakannya, niscaya Allah akan menyiksanya. Allah Maha Kuasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) menyiksa.

En: Khan:

O you who believe! Kill not game while you are in a state of Ihram for Hajj or ‘Umrah (pilgrimage), and whosoever of you kills it intentionally, the penalty is an offering, brought to the Ka’bah, of an eatable animal (i.e. sheep, goat, cow, etc.) equivalent to the one he killed, as adjudged by two just men among you; or, for expiation, he should feed Masakin (poor persons), or its equivalent in Saum (fasting), that he may taste the heaviness (punishment) of his deed. Allah has forgiven what is past, but whosoever commits it again, Allah will take retribution from him. And Allah is All-Mighty, All-Able of Retribution.

7. Puasa sebagai ganti bayaran diat.

Surah 4. An-Nisa, Verse 92:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَن يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَأً وَمَن قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَأً فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ إِلَّا أَن يَصَّدَّقُوا فَإِن كَانَ مِن قَوْمٍ عَدُوٍّ لَّكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَإِن كَانَ مِن قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَاقٌ فَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِّنَ اللَّهِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Indonesian:

Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

En: Khan:

It is not for a believer to kill a believer except (that it be) by mistake, and whosoever kills a believer by mistake, (it is ordained that) he must set free a believing slave and a compensation (blood money, i.e. Diya) be given to the deceased’s family, unless they remit it. If the deceased belonged to a people at war with you and he was a believer; the freeing of a believing slave (is prescribed), and if he belonged to a people with whom you have a treaty of mutual alliance, compensation (blood money – Diya) must be paid to his family, and a believing slave must be freed. And whoso finds this (the penance of freeing a slave) beyond his means, he must fast for two consecutive months in order to seek repentance from Allah. And Allah is Ever All-Knowing, All-Wise.

8. Puasa sebagai kaffarah.

Surah 5. Al-Maeda, Verse 89:

لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَٰكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا عَقَّدتُّمُ الْأَيْمَانَ فَكَفَّارَتُهُ إِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسَاكِينَ مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ أَوْ كِسْوَتُهُمْ أَوْ تَحْرِيرُ رَقَبَةٍ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ ذَٰلِكَ كَفَّارَةُ أَيْمَانِكُمْ إِذَا حَلَفْتُمْ وَاحْفَظُوا أَيْمَانَكُمْ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Indonesian:

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya).

En: Khan:

Allah will not punish you for what is uninentional in your oaths, but He will punish you for your deliberate oaths; for its expiation (a deliberate oath) feed ten Masakin (poor persons), on a scale of the average of that with which you feed your own families; or clothe them; or manumit a slave. But whosoever cannot afford (that), then he should fast for three days. That is the expiation for the oaths when you have sworn. And protect your oaths (i.e. do not swear much). Thus Allah make clear to you His Ayat (proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.) that you may be grateful.

Rumusan Fisiologi Puasa.

Fasa 1 – Hari 1-2

Gula dalam badan menurun.

Jantung berdegup perlahan.

Glikogen ditarik keluar dari otot dan menjadikan otot berasa lemah.

Tindak balas badan ialah pening, rasa nak muntah,lapar dan mulut berbau.

Fasa 2 – Hari 3-7

Lemak mula dipecahkan bagi tujuan penghasilan tenaga. Berlakunya tindakan kimia dari gliceride ke glicerol ditukarkan kepada glukosa.

Fasa ini juga berlakunya proses detoksifikasi. Menyebabkan badan dan kulit rasa berminyak.

Selain itu organ detoks seperti paru-paru berasa kurang selesa.

Pada fasa ini juga aktivit sel darah putih meningkat sekaligus meningkatkan sistem antibodi.

Fasa 3 – Hari 8-15

Proses ditoksifikasi berlangsung dgn sel-sel mati dan rosak di keluarkan.

Proses penyembuhan lebih mudah berlaku, malah penyakit lama juga dibaiki. Mungkin berlaku rasa sakit pada fasa ini.

Pada fasa ini juga tenaga dipertingkatkan dan fikiran menjadi lebih jelas.

Fasa 4 – Hari 16-30

Badan mula selesa dgn puasa.

Proses pemulihan masih berlaku, hasilnya pernafasan menjadi lebih baik dan kualiti darah meningkat.

Fasa 5 – Hari Raya Syawal

Badan jadi tak tentu arah..nafsu makan membuak tatkala terlihat ketupat dan rendang. Lemak baru dikumpulkan dan ketika inilah berat badan ditambah kembali dengan cara yang paling ganas. Darah menjadi naik dengan cepat naik ketika acc bank tiada berbaki..dan akhirnya pernafasan menjadi hampir tiada apabila gaji lama lagi nak masuk…

Sifat Manusia

Reposting.

1. Lemah

Surah 4. An-Nisa, Verse 28:

‎يُرِيدُ اللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمْ وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا

Indonesian:

Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.

En: Khan:

Allah wishes to lighten (the burden) for you; and man was created weak (cannot be patient to leave sexual intercourse with woman).

2. Tergesa-gesa.

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 37:

‎خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ

Indonesian:

Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.

En: Khan:

Man is created of haste, I will show you My Ayat (torments, proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.). So ask Me not to hasten (them).

Surah 17. Al-Isra, Verse 11:

‎وَيَدْعُ الْإِنسَانُ بِالشَّرِّ دُعَاءَهُ بِالْخَيْرِ وَكَانَ الْإِنسَانُ عَجُولًا

Indonesian:

Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.

En: Khan:

And man invokes (Allah) for evil as he invokes (Allah) for good and man is ever hasty [i.e., if he is angry with somebody, he invokes (saying): “O Allah! Curse him, etc.” and that one should not do, but one should be patient].

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 37:

‎خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ

Indonesian:

Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.

En: Khan:

Man is created of haste, I will show you My Ayat (torments, proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.). So ask Me not to hasten (them).

3. Keluh Kesah.

Surah 70. Al-Maarij, Verse 19:

‎إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

Indonesian:

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

En: Khan:

Verily, man (disbeliever) was created very impatient;

70:20, 70:21

4. Tidak berterima kasih.

Surah 11. Hud, Verse 9:

‎وَلَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنسَانَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْنَاهَا مِنْهُ إِنَّهُ لَيَئُوسٌ كَفُورٌ

Indonesian:

Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.

En: Khan:

And if We give man a taste of Mercy from Us, and then withdraw it from him, verily! He is despairing, ungrateful.

Surah 17. Al-Isra, Verse 67:

‎وَإِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فِي الْبَحْرِ ضَلَّ مَن تَدْعُونَ إِلَّا إِيَّاهُ فَلَمَّا نَجَّاكُمْ إِلَى الْبَرِّ أَعْرَضْتُمْ وَكَانَ الْإِنسَانُ كَفُورًا

Indonesian:

Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih.

En: Khan:

And when harm touches you upon the sea, those that you call upon besides Him vanish from you except Him (Allah Alone). But when He brings you safely to land, you turn away (from Him). And man is ever ungrateful.

Surah 22. Al-Hajj, Verse 66:

‎وَهُوَ الَّذِي أَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ إِنَّ الْإِنسَانَ لَكَفُورٌ

Indonesian:

Dan Dialah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari nikmat.

En: Khan:

It is He, Who gave you life, and then will cause you to die, and will again give you life (on the Day of Resurrection). Verily! Man is indeed an ingrate.

Surah 42. Ash-Shura, Verse 48:

‎فَإِنْ أَعْرَضُوا فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا إِنْ عَلَيْكَ إِلَّا الْبَلَاغُ وَإِنَّا إِذَا أَذَقْنَا الْإِنسَانَ مِنَّا رَحْمَةً فَرِحَ بِهَا وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ فَإِنَّ الْإِنسَانَ كَفُورٌ

Indonesian:

Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah). Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri (niscaya mereka ingkar) karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar (kepada nikmat).

En: Khan:

But if they turn away (O Muhammad SAW from the Islamic Monotheism, which you have brought to them). We have not sent you (O Muhammad SAW) as a Hafiz (protector) over them (i.e. to take care of their deeds and to recompense them). Your duty is to convey (the Message). And verily, when We cause man to taste of Mercy from Us, he rejoices thereat, but when some ill befalls them because of the deeds which their hands have sent forth, then verily, man (becomes) ingrate!

5. Ingkar.

Surah 14. Ibrahim, Verse 34:

‎وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Indonesian:

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

En: Khan:

And He gave you of all that you asked for, and if you count the Blessings of Allah, never will you be able to count them. Verily! Man is indeed an extreme wrong-doer, – a disbeliever (an extreme ingrate, denies Allah’s Blessings by disbelief, and by worshipping others besides Allah, and by disobeying Allah and His Prophet Muhammad SAW).

6. Pembangkang

Surah 16. An-Nahl, Verse 4:

‎خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

Indonesian:

Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.

En: Khan:

He has created man from Nutfah (mixed drops of male and female sexual discharge), then behold, this same (man) becomes an open opponent.

Surah 36. Ya Seen, Verse 77:

‎أَوَلَمْ يَرَ الْإِنسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

Indonesian:

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

En: Khan:

Does not man see that We have created him from Nutfah (mixed male and female discharge semen drops). Yet behold! He (stands forth) as an open opponent.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 15:

‎وَجَعَلُوا لَهُ مِنْ عِبَادِهِ جُزْءًا إِنَّ الْإِنسَانَ لَكَفُورٌ مُّبِينٌ

Indonesian:

Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah).

En: Khan:

Yet they assign to some of His slaves a share with Him (by pretending that He has children, and considering them as equals or co-partners in worship with Him). Verily, man is indeed a manifest ingrate!

7. Manusia itu sombong bila senang dan putus asa bila susah.

Surah 17. Al-Isra, Verse 83:

‎وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا

Indonesian:

Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.

En: Khan:

And when We bestow Our Grace on man (the disbeliever), he turns away and becomes arrogant, far away from the Right Path. And when evil touches him he is in great despair.

Surah 39. Az-Zumar, Verse 49:

‎فَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِّنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Indonesian:

Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.

En: Khan:

When harm touches man, he calls to Us (for help), then when We have (rescued him from that harm and) changed it into a favour from Us, he says: “Only because of knowledge (that I possess) I obtained it.” Nay, it is only a trial, but most of them know not!

Surah 41. Fussilat, Verse 49:

‎لَّا يَسْأَمُ الْإِنسَانُ مِن دُعَاءِ الْخَيْرِ وَإِن مَّسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ

Indonesian:

Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.

En: Khan:

Man (the disbeliever) does not get tired of asking good (things from Allah), but if an evil touches him, then he gives up all hope and is lost in despair.

8. Manusia sangat kikir.

Surah 17. Al-Isra, Verse 100:

‎قُل لَّوْ أَنتُمْ تَمْلِكُونَ خَزَائِنَ رَحْمَةِ رَبِّي إِذًا لَّأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الْإِنفَاقِ وَكَانَ الْإِنسَانُ قَتُورًا

Indonesian:

Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya”. Dan adalah manusia itu sangat kikir.

En: Khan:

Say (to the disbelievers): “If you possessed the treasure of the Mercy of my Lord (wealth, money, provision, etc.), then you would surely hold back (from spending) for fear of (being exhausted), and man is ever miserly!”

9. Manusia paling banyak membantah.

Surah 18. Al-Kahf, Verse 54:

‎وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِن كُلِّ مَثَلٍ وَكَانَ الْإِنسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا

Indonesian:

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

En: Khan:

And indeed We have put forth every kind of example in this Quran, for mankind. But, man is ever more quarrelsome than anything.

10. Manusia itu zalim dan jahil.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 72:

‎إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

Indonesian:

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,

En: Khan:

Truly, We did offer AlAmanah (the trust or moral responsibility or honesty and all the duties which Allah has ordained) to the heavens and the earth, and the mountains, but they declined to bear it and were afraid of it (i.e. afraid of Allah’s Torment). But man bore it. Verily, he was unjust (to himself) and ignorant (of its results).

11. Manusia bila senang lupa daratan tetapi bila susah baru merayu berdoa.

Surah 41. Fussilat, Verse 51:

‎وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍ

Indonesian:

Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa.

En: Khan:

And when We show favour to man, he withdraws and turns away, but when evil touches him, then he has recourse to long supplications.

12. Manusia suka berbuat dosa dan berterusan.

Surah 75. Al-Qiyama, Verse 5:

‎بَلْ يُرِيدُ الْإِنسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ

Indonesian:

Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

En: Khan:

Nay! (Man denies Resurrection and Reckoning. So) he desires to continue committing sins.

13. Manusia dicipta supaya susah.

Surah 90. Al-Balad, Verse 4:

‎لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ

Indonesian:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

En: Khan:

Verily, We have created man in toil.

14. Manusia adalah ciptaan terbaik Ilahi.

Surah 95. At-Tin, Verse 4:

‎لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Indonesian:

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

En: Khan:

Verily, We created man of the best stature (mould),

Surah 95. At-Tin, Verse 5:

‎ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ

Indonesian:

Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),

En: Khan:

Then We reduced him to the lowest of the low,

15. Manusia melampaui batas kerana beranggapan serba cukup.

Surah 96. Al-Alaq, Verse 2:

‎خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ

Indonesian:

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

Surah 96. Al-Alaq, Verse 5:

‎عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Indonesian:

Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

En: Khan:

Has taught man that which he knew not.

Surah 96. Al-Alaq, Verse 6:

‎كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَىٰ

Indonesian:

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,

En: Khan:

Nay! Verily, man does transgress all bounds (in disbelief and evil deed, etc.).

Surah 96. Al-Alaq, Verse 7:

‎أَن رَّآهُ اسْتَغْنَىٰ

Indonesian:

karena dia melihat dirinya serba cukup.

En: Khan:

Because he considers himself self-sufficient.

16. Manusia tidak berterima kasih kepada tuhannya.

Surah 100. Al-Adiyat, Verse 6:

‎إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

Indonesian:

sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,

En: Khan:

Verily! Man (disbeliever) is ungrateful to his Lord;

Surah 100. Al-Adiyat, Verse 7:

‎وَإِنَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌ

Indonesian:

dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

En: Khan:

And to that fact he bears witness (by his deeds);

17. Manusia itu bakhil kerana harta.

Surah 100. Al-Adiyat, Verse 8:

‎وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

Indonesian:

dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.

En: Khan:

And verily, he is violent in the love of wealth.

18. Manusia berada dalan kerugian.

Surah 103. Al-Asr, Verse 2:

‎إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

Indonesian:

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

En: Khan:

Verily! Man is in loss,

¿¿Satan’s Promises Against Allah’s Promises

Reposting.

Satan’s Promises.

Surah 4. An-Nisa, Verse 118:

لَّعَنَهُ اللَّهُ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَّفْرُوضًا

Translation:

Yang telah dilaknat oleh Allah, dan yang telah mengatakan: “Demi sesungguhnya, aku akan mengambil dari kalangan hamba-hambaMu, bahagian yang tertentu (untuk menjadi pengikutku);

Surah 4. An-Nisa, Verse 119:

وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ الْأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَن يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِّن دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُّبِينًا

Translation:

“Dan demi sesungguhnya,

(1) aku akan menyesatkan mereka (dari kebenaran), dan

(2) demi sesungguhnya aku akan memperdayakan mereka dengan angan-angan kosong, dan

(3) demi sesungguhnya aku akan menyuruh mereka (mencacatkan binatang-binatang ternak), lalu mereka membelah telinga binatang-binatang itu; dan

(4) aku akan menyuruh mereka mengubah ciptaan Allah”.

Dan (ingatlah) sesiapa yang mengambil Syaitan menjadi pemimpin yang ditaati selain dari Allah, maka sesungguhnya rugilah ia dengan kerugian yang terang nyata.

Surah 4. An-Nisa, Verse 120:

يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا

Translation:

Syaitan sentiasa menjanjikan mereka (dengan janji-janji indah) serta memperdayakan mereka dengan angan-angan kosong; dan apa yang dijanjikan oleh Syaitan itu tidak lain hanyalah tipu daya semata-mata.

4:118. GOD has condemned him, and he said, “I will surely recruit a definite share of Your worshipers.*

4:119. “I will mislead them, I will entice them, I will command them to (forbid the eating of certain meats by) marking the ears of livestock, and I will command them to distort the creation of GOD.” Anyone who accepts the devil as a lord, instead of GOD, has incurred a profound loss.

4:120. He promises them and entices them; what the devil promises is no more than an illusion.

Allah’s Promises

Surah 15. Al-Hijr, Verse 36:

قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Translation:

Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan,

Surah 15. Al-Hijr, Verse 37:

قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ

Translation:

Allah berfirman: “(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,

Surah 15. Al-Hijr, Verse 38:

إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ

Translation:

sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan,

Surah 15. Al-Hijr, Verse 39:

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

Translation:

Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

Surah 15. Al-Hijr, Verse 40:

إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

Translation:

kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”.

Surah 15. Al-Hijr, Verse 41:

قَالَ هَٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيمٌ

Translation:

Allah berfirman: “Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya).

Surah 15. Al-Hijr, Verse 42:

إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ

Translation:

Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.

Surah 15. Al-Hijr, Verse 43:

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ

Translation:

Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya.

Surah 15. Al-Hijr, Verse 44:

لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ

Translation:

Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.

Sura 15 – Al-Hijr Valley (Al-Hijr) الحجر

15:36. He said, “My Lord, respite me until the day they are resurrected.”

15:37. He said, “You are respited.

15:38. “Until the specified day and time.”

15:39. He said, “My Lord, since You have willed that I go astray, I will surely entice them on earth; I will send them all astray.

15:40. “Except those among Your worshipers who are devoted absolutely to You alone.”

15:41. He said, “This is a law that is inviolable.

15:42. “You have no power over My servants. You only have power over the strayers who follow you.

15:43. “And Hell awaits them all.

15:44. “It will have seven gates. Each gate will get a specific share of them.”

*FADILAT ISTIGHFAR* (3)

Saidina Abdullah bin Abbas r.a. berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa yg mengambil berat utk selalu beristighfar maka Allah SWT akan berikan kepadanya jalan keluar drpd setiap kesempitan, kelepasan drpd setiap kebimbangan dan Allah SWT akan mengurniakan kepadanya rezeki drpd sumber yg tidak disangka-sangka.”

HR Abu Daud

{
Bukannya Istighfar tetapi Bertakwa.
Bukan Hadis tetapi dari Al-Quraan.
Juga dipanggil ayat Seribu Dinar.

Sudah tentu hadis di atas adalah Hadis palsu. Tak mungkin Nabi Muhammad saw penerima tunggal (Sole Receipient) al-Quraan boleh melakukan kesilapan dan tidak mengetahui apa yang diperkatakannya.

Sesungguhnya nabi Muhammad saw dipelihara dari melakukan sebarang kesilapan. Jika berlaku juga, Allah swt akan membuat teguran dan memperbetulkannya.

Maha Suci Allah.

Sura 65 – Divorce (Al-Talaaq) الطلاق

‎فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِّنكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا

65:2 Kemudian, apabila mereka (hampir) habis tempoh idahnya, maka bolehlah kamu pegang mereka (rujuk) dengan cara yang baik, atau lepaskan mereka dengan cara yang baik; dan adakanlah dua orang saksi yang adil di antara kamu (semasa kamu merujukkan atau melepaskannya); dan hendaklah kamu (yang menjadi saksi) menyempurnakan persaksian itu kerana Allah semata-mata. Dengan hukum-hukum yang tersebut diberi peringatan dan pengajaran kepada sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat; dan sesiapa yang bertaqwa kepada Allah, nescaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkannya),

‎وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

65:3 Serta memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya. Dan (Ingatlah), sesiapa berserah diri bulat-bulat kepada Allah, maka Allah cukuplah baginya. Sesungguhnya Allah tetap melakukan segala perkara yang dikehendakiNya. Allah telahpun menentukan kadar dan masa bagi berlakunya tiap-tiap sesuatu.

‎وَاللَّائِي يَئِسْنَ مِنَ الْمَحِيضِ مِن نِّسَائِكُمْ إِنِ ارْتَبْتُمْ فَعِدَّتُهُنَّ ثَلَاثَةُ أَشْهُرٍ وَاللَّائِي لَمْ يَحِضْنَ وَأُولَاتُ الْأَحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَن يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

65:4 Dan perempuan-perempuan dari kalangan kamu yang putus asa dari kedatangan haid, jika kamu menaruh syak (terhadap tempoh idah mereka) maka idahnya ialah tiga bulan; dan (demikian) juga idah perempuan-perempuan yang tidak berhaid. Dan perempuan-perempuan mengandung, tempoh idahnya ialah hingga mereka melahirkan anak yang dikandungnya. Dan (ingatlah), sesiapa yang bertaqwa kepada Allah, nescaya Allah memudahkan baginya segala urusannya.

65:2. Once the interim is fulfilled, you may reconcile with them equitably, or go through with the separation equitably. You shall have two equitable witnesses witness the divorce before GOD. This is to enlighten those who believe in GOD and the Last Day. Anyone who reverences GOD, He will create an exit for him.

65:3. And will provide for him whence he never expected. Anyone who trusts in GOD, He suffices him. GOD’s commands are done. GOD has decreed for everything its fate.

65:4. As for the women who have reached menopause, if you have any doubts, their interim shall be three months. As for those who do not menstruate, and discover that they are pregnant, their interim ends upon giving birth. Anyone who reverences GOD, He makes everything easy for him.

}

Syaitan. Term of Reference.

Reposting

1. Satan’s Rights Granted.

Surah 17. Al-Isra, Verse 64:

وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِم بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ وَعِدْهُمْ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا

Translation:

Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.

17:64. “You may entice them with your voice, and mobilize all your forces and all your men against them, and share in their money and children, and promise them. Anything the devil promises is no more than an illusion.

2. Tetapi ada Sekatan

Surah 16. An-Nahl, Verse 99:

إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Translation:

Sesungguhnya Syaitan itu tidak mempunyai sebarang pengaruh terhadap orang-orang yang beriman dan yang berserah bulat-bulat kepada Tuhan mereka.

Surah 16. An-Nahl, Verse 100:

إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُم بِهِ مُشْرِكُونَ

Translation:

Sesungguhnya pengaruh Syaitan itu hanyalah terhadap orang-orang yang menjadikan dia pemimpin mereka, dan orang-orang yang dengan sebab hasutannya melakukan syirik kepada Allah.

16:99. He has no power over those who believe and trust in their Lord.

16:100. His power is limited to those who choose him as their master, those who choose him as their god.

3. Syaitan menguasai manusia supaya lupakan Allah.

Surah 58. Al-Mujadila, Verse 18:

يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيَحْلِفُونَ لَهُ كَمَا يَحْلِفُونَ لَكُمْ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ عَلَىٰ شَيْءٍ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْكَاذِبُونَ

Translation:

(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan musyrikin) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.

Surah 58. Al-Mujadila, Verse 19:

اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُ فَأَنسَاهُمْ ذِكْرَ اللَّهِ أُولَٰئِكَ حِزْبُ الشَّيْطَانِ أَلَا إِنَّ حِزْبَ الشَّيْطَانِ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Translation:

Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.

58:18. The Day will come when GOD resurrects them all. They will swear to Him then, just as they swear to you now, thinking that they really are right! Indeed, they are the real liars.

58:19. The devil has possessed them, and has caused them to disregard GOD’s message. These are the party of the devil. Absolutely, the party of the devil are the losers.

4. Jangan biarkan Syaitan memesongkan kita.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 62:

وَلَا يَصُدَّنَّكُمُ الشَّيْطَانُ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Translation:

Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

43:62. Let not the devil repel you; he is your most ardent enemy.

5. Syaitan adalah sejahat-jahat teman.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 36:

وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ

Translation:

Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.

43:36. Anyone who disregards the message of the Most Gracious, we appoint a devil to be his constant companion.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 37:

وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ

Translation:

Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.

43:37. Such companions will divert them from the path, yet make them believe that they are guided.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 38:

حَتَّىٰ إِذَا جَاءَنَا قَالَ يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِينُ

Translation:

Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada kami (di hari kiamat) dia berkata: “Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan maghrib, maka syaitan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia)”.

43:38. When he comes before us he will say, “Oh I wish you were as far from me as the two easts.* What a miserable companion!”

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 39:

وَلَن يَنفَعَكُمُ الْيَوْمَ إِذ ظَّلَمْتُمْ أَنَّكُمْ فِي الْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ

Translation:

(Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari itu karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu.

43:39. It will not console you on that day, as transgressors, that both of you will share in the retribution.

6. Syaitan amat pandai menipu dan memperdayakan manusia.

Surah 35. Fatir, Verse 5:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ

Translation:

Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.

35:5. O people, GOD’s promise is the truth; therefore, do not be distracted by this lowly life. Do not be diverted from GOD by mere illusions.

7. Syaitan mencari pengikut untuk sama-sama menjadi Penghuni Neraka.

Surah 35. Fatir, Verse 6:

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ

Translation:

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala

35:6. The devil is your enemy, so treat him as an enemy. He only invites his party to be the dwellers of Hell.

8. This is not Satanic Verses.

Surah 81. At-Takwir, Verse 25:

وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَانٍ رَّجِيمٍ

Translation:

Dan Al Quran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk,

81:25. It is not the talk of a rejected devil.

Surah 26. Ash-Shuara, Verse 210:

وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ

Translation:

Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.

26:210. The devils can never reveal this.

Surah 26. Ash-Shuara, Verse 211:

وَمَا يَنبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ

Translation:

Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.

26:211. They neither would, nor could.

9. Syaitan dijauhkan dari mendengar Al-Quran.

Surah 26. Ash-Shuara, Verse 212:

إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ

Translation:

Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Quran itu.

26:212. For they are prevented from hearing.

10. Syaitan diturunkan khas untuk siapa?

Surah 26. Ash-Shuara, Verse 221:

هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ

Translation:

Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?

26:221. Shall I inform you upon whom the devils descend?

Surah 26. Ash-Shuara, Verse 222:

تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ

Translation:

Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,

26:222. They descend upon every guilty fabricator.

11. Mintalah perlindungan Allah dari bisikan Syaitan.

Surah 23. Al-Mumenoon, Verse 97:

وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ

Translation:

Dan katakanlah: “Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan.

23:97. Say, “My Lord, I seek refuge in You from the whispers of the devils.

Surah 23. Al-Mumenoon, Verse 98:

وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

Translation:

Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”.

23:98. “And I seek refuge in You, my Lord, lest they come near me.”

12. Bila membaca Al-Quran mohon perlindungan kepada Allah dari Syaitan terkutuk.

Surah 16. An-Nahl, Verse 98:

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Translation:

Oleh itu, apabila engkau membaca Al-Quran, maka hendaklah engkau terlebih dahulu) memohon perlindungan kepada Allah dari hasutan Syaitan terkutuk.

16:98. When you read the Quran, you shall seek refuge in GOD from Satan the rejected.

13. Pemboros / Pembazir adalah saudara Syaitan.

Surah 17. Al-Isra, Verse 27:

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

Translation:

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.

17:27. The extravagant are brethren of the devils, and the devil is unappreciative of his Lord.

14. Syaitan menyuruh berbuat jahat dan keji.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 168:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Translation:

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

2:168. O people, eat from the earth’s products all that is lawful and good, and do not follow the steps of Satan; he is your most ardent enemy.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 169:

إِنَّمَا يَأْمُرُكُم بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاءِ وَأَن تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Translation:

Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.

2:169. He only commands you to commit evil and vice, and to say about GOD what you do not know.

15. Syaitan itu musuh yang nyata.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 208:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Translation:

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

2:208. O you who believe, you shall embrace total submission; do not follow the steps of Satan, for he is your most ardent enemy.

16. Syaitan suka menimbulkan permusuhan dan kebencian.

Surah 5. Al-Maeda, Verse 90:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Translation:

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

5:90. O you who believe, intoxicants, and gambling, and the altars of idols, and the games of chance are abominations of the devil; you shall avoid them, that you may succeed.

Surah 5. Al-Maeda, Verse 91:

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنتُم مُّنتَهُونَ

Translation:

Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

5:91. The devil wants to provoke animosity and hatred among you through intoxicants and gambling, and to distract you from remembering GOD, and from observing the Contact Prayers (Salat). Will you then refrain?

17. Satan’s Statutory Declaration. Pengakuan Bersumpah Syaitan.

Surah 14. Ibrahim, Verse 22:

وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَانٍ إِلَّا أَن دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنفُسَكُم مَّا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنتُم بِمُصْرِخِيَّ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Translation:

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

14:22. And the devil will say, after the judgment had been issued, “GOD has promised you the truthful promise, and I promised you, but I broke my promise. I had no power over you; I simply invited you, and you accepted my invitation. Therefore, do not blame me, and blame only yourselves. My complaining cannot help you, nor can your complaining help me. I have disbelieved in your idolizing me. The transgressors have incurred a painful retribution.”