Orang Beriman 67. Bantu Allah dan Allah akan bantu kamu.

Surah Muhammad

47|7|يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

[7] Wahai orang-orang beriman, sekiranya kamu menolong Allah nescaya Dia akan menolong kamu dan meneguhkan pendirian kamu.

47:7 O you who believe, if you support God, He will support you, and strengthen your foothold.

*Awal Penciptaan Mahluk Dan Penciptaan Adam Alaihissalam*

{
Ini yg diterima dari Whatsapp. Bila pula air dijadikan? Bilakah Hidrogen dan Oksigen dijadikan? Hidrogen dan Oksigen dan gas-gas lain perlu dijadikan terlebih dahulu untuk menjadikan air. I’m not in the capacity to explain in detail how heaven and earth were created. But I think it’s suffice to highlight few ayat Al-Quran on its existence. Judge by yourself.
}

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي فَقَالَ خَلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ التُّرْبَةَ يَوْمَ السَّبْتِ وَخَلَقَ فِيهَا الْجِبَالَ يَوْمَ الْأَحَدِ وَخَلَقَ الشَّجَرَ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَخَلَقَ الْمَكْرُوهَ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ وَخَلَقَ النُّورَ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ وَبَثَّ فِيهَا الدَّوَابَّ يَوْمَ الْخَمِيسِ وَخَلَقَ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَام بَعْدَ الْعَصْرِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فِي آخِرِ الْخَلْقِ فِي آخِرِ سَاعَةٍ مِنْ سَاعَاتِ الْجُمُعَةِ فِيمَا بَيْنَ الْعَصْرِ إِلَى اللَّيْلِ

Dari Abu Hurairah dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang tangannya, lalu beliau bersabda: ‘Allah Azza wa Jalla menjadikan tanah pada hari Sabtu {1}, menciptakan gunung pada hari Ahad {2}, menumbuhkan pohon-pohon pada hari Isnin {3}, menjadikan bahan-bahan mineral pada hari Selasa {4}, menjadikan cahaya pada hari Rabu {5}, menebarkan binatang pada hari Khamis {6}, dan menjadikan Adam ‘Alaihis Salam pada hari Jumaat {7} setelah asar, yang merupakan penciptaan paling akhir iaitu saat-saat terakhir di hari jum’at antara waktu asar hingga malam.”

HADIS : MUSLIM(No.4997)
KITAB : Sifat Hari Kiamat, Syurga Dan Neraka
BAB : Awal Penciptaan Mahluk Dan Penciptaan Adam Alaihissalam

{
Kronologi (Chronology) Kejadian Alam Semesta dari Al-Quran yg diturunkan kepada nabi Muhammad saw.

Surah 7. Al-Araf, Verse 54:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Translation:
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

7:54. Your Lord is the one GOD, who created the heavens and the earth in six days,* then assumed all authority. The night overtakes the day, as it pursues it persistently, and the sun, the moon, and the stars are committed to serve by His command. Absolutely, He controls all creation and all commands. Most Exalted is GOD, Lord of the universe.

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 30:

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Translation:
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

21:30. Do the unbelievers not realize that the heaven and the earth used to be one solid mass that we exploded into existence? And from water we made all living things. Would they believe?

Surah 41. Fussilat, Verse 9:

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَندَادًا ذَٰلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Translation:
Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”.

Surah 41. Fussilat, Verse 10:

وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِن فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِّلسَّائِلِينَ

Translation:
Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

Surah 41. Fussilat, Verse 11:

ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ

Translation:
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.

Surah 41. Fussilat, Verse 12:

فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Translation:
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Sura 41 – Detailed (Fussilat) فصلت

قُل أَئِنَّكُم لَتَكفُرونَ بِالَّذى خَلَقَ الأَرضَ فى يَومَينِ وَتَجعَلونَ لَهُ أَندادًا ۚ ذٰلِكَ رَبُّ العٰلَمينَ

41:9. Say, “You disbelieve in the One who created the earth in two days,* and you set up idols to rank with Him, though He is Lord of the universe.”
41:10. He placed on it stabilizers (mountains), made it productive, and He calculated its provisions in four days, to satisfy the needs of all its inhabitants.
41:12 God alone created the universe (18:51), but the angels participated in handling certain jobs in the lowest universe. Our universe cannot stand the physical presence of God (7:143). The plural tense acknowledges the angels’ role in our universe.

Surah 57. Al-Hadid, Verse 4:

هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Translation:
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Surah 57. Al-Hadid, Verse 5:

لَّهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ

Translation:
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.

Surah 57. Al-Hadid, Verse 6:

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Translation:
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

Sura 57 – Iron (Al-Hadeed) الحديد

57:4. He is the One who created the heavens and the earth in six days,* then assumed all authority. He knows everything that enters into the earth, and everything that comes out of it, and everything that comes down from the sky, and everything that climbs into it. He is with you wherever you may be. GOD is Seer of everything you do.
57:5. To Him belongs the kingship of the heavens and the earth. All matters are controlled by GOD.
57:6. He merges the night into the day, and merges the day into the night. He is fully aware of the innermost thoughts.

Surah 50. Qaf, Verse 38:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَمَا مَسَّنَا مِن لُّغُوبٍ

Translation:
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.

50:38. We have created the heavens and the earth, and everything between them in six days, and no fatigue touched us.

Surah 32. As-Sajda, Verse 4:

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ مَا لَكُم مِّن دُونِهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

Translation:
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

Surah 32. As-Sajda, Verse 5:

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

Translation:
Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu (1,000) tahun menurut perhitunganmu

Sura 32 – Prostration (Al-Sajdah) السجدة

32:4. GOD is the One who created the heavens and the earth, and everything between them in six days, then assumed all authority. You have none beside Him as Lord, nor do you have an intercessor. Would you not take heed?
32:5. All matters are controlled by Him from the heaven to the earth. To Him, the day is equivalent to one thousand of your years.

Surah 70. Al-Maarij, Verse 4:

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

Translation:
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.

70:4. The angels and the Spirit*, with their reports, climb to Him in a day that equals fifty thousand (50,000) years.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 59:

الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ الرَّحْمَٰنُ فَاسْأَلْ بِهِ خَبِيرًا

Translation:
Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas ‘Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 60:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اسْجُدُوا لِلرَّحْمَٰنِ قَالُوا وَمَا الرَّحْمَٰنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا

Translation:
Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang”, mereka menjawab: “Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami (bersujud kepada-Nya)?”, dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman).

Surah 25. Al-Furqan, Verse 61:

تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُّنِيرًا

Translation:
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 62:

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ أَرَادَ أَن يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا

Translation:
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.

Surah 25. Al-Furqan, Verse 63:

وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Translation:
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.

25:59. He is the One who created the heavens and the earth, and everything between them, in six days, then assumed all authority. The Most Gracious; ask about Him those who are well founded in knowledge.
25:60. When they are told, “Fall prostrate before the Most Gracious,” they say, “What is the Most Gracious? Shall we prostrate before what you advocate?” Thus, it only augments their aversion.
25:61. Most blessed is the One who placed constellations in the sky, and placed in it a lamp, and a shining moon.
25:62. He is the One who designed the night and the day to alternate: a sufficient proof for those who wish to take heed, or to be appreciative.
25:63. The worshipers of the Most Gracious are those who tread the earth gently, and when the ignorant speak to them, they only utter peace.

Surah 11. Hud, Verse 7:

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَلَئِن قُلْتَ إِنَّكُم مَّبْعُوثُونَ مِن بَعْدِ الْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

Translation:
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.

Surah 11. Hud, Verse 8:

وَلَئِنْ أَخَّرْنَا عَنْهُمُ الْعَذَابَ إِلَىٰ أُمَّةٍ مَّعْدُودَةٍ لَّيَقُولُنَّ مَا يَحْبِسُهُ أَلَا يَوْمَ يَأْتِيهِمْ لَيْسَ مَصْرُوفًا عَنْهُمْ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Translation:
Dan sesungguhnya jika Kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan. niscaya mereka akan berkata: “Apakah yang menghalanginya?” lngatlah, diwaktu azab itu datang kepada mereka tidaklah dapat dipalingkan dari mereka dan mereka diliputi oleh azab yang dahulunya mereka selalu memperolok-olokkannya.

11:7. He is the One who created the heavens and the earth in six days —* and His (earthly) domain was completely covered with water —** in order to test you, to distinguish those among you who work righteousness. Yet, when you say, “You will be resurrected after death,” those who disbelieve would say, “This is clearly witchcraft.”
11:8. And if we delay the retribution they have incurred—for we reserve it for a specific community—they say, “What is keeping Him?” In fact, once it comes to them, nothing can stop it, and their mocking will come back to haunt them.

Surah 10. Yunus, Verse 3:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِن بَعْدِ إِذْنِهِ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Translation:
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?

Surah 10. Yunus, Verse 4:

إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا وَعْدَ اللَّهِ حَقًّا إِنَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ بِالْقِسْطِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ

Translation:
Hanya kepada-Nya-lah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.

Surah 10. Yunus, Verse 5:

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

Translation:
Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.

Surah 10. Yunus, Verse 6:

إِنَّ فِي اخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَّقُونَ

Translation:
Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.

10:3. Your only Lord is GOD; the One who created the heavens and the earth in six days, then assumed all authority. He controls all matters. There is no intercessor, except in accordance with His will. Such is GOD your Lord. You shall worship Him. Would you not take heed?
10:4. To Him is your ultimate return, all of you. This is GOD’s truthful promise. He initiates the creation, then repeats it, in order to reward those who believe and lead a righteous life, equitably. As for those who disbelieve, they incur hellish drinks, and a painful retribution for their disbelieving.
10:5. He is the One who rendered the sun radiant, and the moon a light, and He designed its phases that you may learn to count the years and to calculate. GOD did not create all this, except for a specific purpose. He explains the revelations for people who know.
10:6. Surely, in the alternation of night and day, and what GOD created in the heavens and the earth, there are proofs for people who are righteous.

Perbandingan penciptaan Langit dan Bumi dan Manusia dan persamaannya. Langit dan Bumi bermula dengan Big Bang dan Manusia bermula dengan satu sel air mani sahaja kemudian ianya berkembang dan membiak.

Surah 16. An-Nahl, Verse 3:

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ تَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Translation:
Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang mereka persekutukan.

Surah 16. An-Nahl, Verse 4:

خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

Translation:
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.

16:3. He created the heavens and the earth for a specific purpose. He is much too High, far above any idols they set up.
16:4. He created the human from a tiny drop, then he turns into an ardent opponent.

{
Di bawah ini pula kisah dari Terjemahan Bible dan bandingkan persamaan dan kelainannya di anara Hadis, Bible dan Al-Quran. Sesungguhnya ayat-ayat Al-Quran itu amat superior dan tidak ada tolok bandingannya.
}

Old Testament. Indonesian Bible (BIS). Terjemahannya.

Genesis

1Pada mulanya, waktu Allah mulai menciptakan alam semesta,
2bumi belum berbentuk, dan masih kacau-balau. Samudra yang bergelora, yang menutupi segala sesuatu, diliputi oleh gelap gulita, tetapi kuasa Allah bergerak di atas permukaan air.
3Allah berkata, “Jadilah terang!” Lalu ada terang.
4Allah senang melihat hal itu. Lalu dipisahkan-Nya terang itu dari gelap,
5dan dinamakan-Nya terang itu “Siang” dan gelap itu “Malam”. Malam lewat, dan jadilah pagi. Itulah
hari yang pertama.
6Kemudian Allah berkata, “Jadilah sebuah kubah untuk membagi air itu menjadi dua, dan menahannya dalam dua tempat yang terpisah.” Lalu hal itu terjadi. Demikianlah Allah membuat kubah yang memisahkan air yang ada di bawah kubah itu dari air yang ada di atasnya.
7(1:6)
8Kubah itu dinamakan-Nya “Langit”. Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang kedua.
9Kemudian Allah berkata, “Hendaklah air yang ada di bawah langit mengalir ke satu tempat,
sehingga tanah akan kelihatan.” Lalu hal itu terjadi.
10Allah menamakan tanah itu “Darat”, dan
kumpulan air itu dinamakan-Nya “Laut”. Dan Allah senang melihat hal itu.
11Allah berkata lagi, “Hendaklah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan, yaitu jenis yang menghasilkan biji-bijian dan jenis yang menghasilkan buah-buahan.” Lalu hal itu terjadi.
12Demikianlah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan. Dan Allah senang melihat hal itu.
13Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang ketiga. 14Kemudian Allah berkata, “Hendaklah ada benda-benda terang di langit untuk menerangi bumi, untuk memisahkan siang dari malam, dan untuk menunjukkan saat mulainya hari, tahun, dan hari raya agama.” Maka hal itu terjadi.
15(1:14)
16Demikianlah Allah membuat kedua benda terang yang besar, yaitu matahari untuk menguasai siang, dan bulan untuk menguasai malam; selain itu dibuat-Nya juga bintang-bintang.
17Allah menempatkan benda-benda terang itu di langit untuk menerangi bumi,
18untuk menguasai siang dan malam, dan
untuk memisahkan terang dari gelap. Dan Allah senang melihat hal itu.
19Malam lewat, dan jadilah pagi. Itulah hari yang keempat.
20Kemudian Allah berkata, “Hendaklah di dalam air berkeriapan banyak macam makhluk hidup, dan di udara beterbangan banyak burung-burung.”
21Maka Allah menciptakan binatang-binatang raksasa laut, dan segala jenis makhluk yang hidup di dalam air, serta segala jenis burung. Dan Allah senang melihat hal itu.
22Allah memberkati semuanya itu dengan memberi perintah kepada makhluk yang hidup di dalam air supaya berkembang biak dan
memenuhi laut, dan kepada burung-burung supaya bertambah banyak.
23Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang kelima.
24Kemudian Allah berkata, “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis binatang darat, yang jinak dan yang liar, besar maupun kecil.” Lalu hal itu terjadi.
25Demikianlah Allah membuat semuanya itu dan ia senang melihat hal itu.
26Kemudian Allah berkata, “Sekarang Kita akan membuat manusia yang akan menjadi seperti Kita dan menyerupai Kita. Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung, dan segala binatang lain, baik jinak maupun liar, baik besar maupun kecil.”
27Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan.
28Kemudian diberkati-Nya mereka dengan ucapan “Beranakcuculah yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh muka bumi serta menguasainya. Kamu Kutugaskan mengurus ikan-ikan, burung-burung, dan semua binatang lain yang liar.
29Untuk makananmu Kuberikan kepadamu segala jenis tumbuhan yang menghasilkan biji-bijian dan buah-buahan.
30Tetapi kepada segala burung dan binatang liar
lainnya, Kuberikan rumput dan tanaman berdaun sebagai makanannya.” Maka hal itu terjadi.
31Allah memandang segala sesuatu yang telah dibuat-Nya itu, dan Ia sangat senang.

1Malam lewat
dan jadilah pagi. Itulah hari yang keenam.
Maka selesailah penciptaan seluruh alam semesta.
2Pada hari yang ketujuh Allah telah
menyelesaikan pekerjaan-Nya itu, lalu Ia beristirahat.
3Maka diberkati-Nya hari yang ketujuh itu
dan dijadikan-Nya hari yang khusus, karena pada hari itu Allah beristirahat setelah menyelesaikan
pekerjaan-Nya.
4Itulah riwayat penciptaan alam semesta. Ketika TUHAN Allah membuat alam semesta,
5belum ada benih yang bertunas dan belum ada tanam-tanaman di bumi, karena TUHAN
belum menurunkan hujan dan belum ada orang untuk mengerjakan tanah itu.
6Tetapi air mulai merembes dari bawah dan membasahi permukaan bumi.
7Kemudian TUHAN Allah mengambil
sedikit tanah, membentuknya menjadi seorang manusia, lalu menghembuskan napas yang memberi hidup ke dalam lubang hidungnya; maka hiduplah manusia itu.
8Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur, dan ditempatkan-Nya di situ manusia yang sudah dibentuk-Nya itu.
9TUHAN Allah menumbuhkan segala macam pohon yang indah, yang menghasilkan buah-buahan yang baik. Di tengah-tengah taman tumbuhlah pohon yang memberi hidup, dan pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
10Sebuah sungai mengalir dari Eden, membasahi taman itu; dan di luar Eden sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
11Yang pertama bernama Pison; sungai itu mengalir mengelilingi tanah Hawila.
12Di situ terdapat emas murni dan juga wangi-wangian yang sulit diperoleh, serta batu-batu permata.
13Sungai yang kedua bernama Gihon; airnya mengalir mengelilingi tanah Kus.
14Sungai yang ketiga bernama Tigris dan mengalir di sebelah timur Asyur. Sungai yang keempat bernama Efrat.
15Kemudian TUHAN Allah menempatkan manusia itu di taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman
itu.
16TUHAN berkata kepada manusia itu, “Engkau boleh makan buah-buahan dari semua pohon
di taman ini,
17kecuali dari pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
Buahnya tidak boleh engkau makan; jika engkau memakannya, engkau pasti akan mati pada hari
itu juga.”
18Lalu TUHAN Allah berkata, “Tidak baik manusia hidup sendirian. Aku akan membuat
teman yang cocok untuk membantunya.”
19Maka Ia mengambil sedikit tanah dan membentuk segala macam binatang darat dan binatang udara. Semuanya dibawa Allah kepada manusia itu untuk melihat nama apa yang akan diberikannya kepada binatang-binatang itu. Itulah asal mulanya binatang di darat dan di udara mendapat namanya masing-masing.
20Demikianlah manusia itu memberi nama kepada semua binatang di darat dan di udara. Tetapi tidak satu pun di antaranya bisa menjadi teman yang cocok untuk membantunya.
21Lalu TUHAN Allah membuat manusia
tidur nyenyak, dan selagi ia tidur, TUHAN Allah mengeluarkan salah satu rusuk dari tubuh manusia itu, lalu menutup bekasnya dengan daging.
22Dari rusuk itu TUHAN membentuk seorang perempuan, lalu membawanya kepada manusia itu.
23Maka berkatalah manusia itu, “Ini dia, orang yang sama dengan aku–tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku. Kunamakan dia perempuan, karena ia diambil dari laki-laki.”
24Itulah sebabnya orang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, lalu keduanya menjadi satu.
25Laki-laki dan perempuan itu telanjang,
tetapi mereka tidak merasa malu.

*Mengapa bermazhab?*

{
Ini yg diterima dari Whatsapp. Hujah mengenai Mazhab dari seorang Syeikh tetapi tidak satupun disokong dengan sebarang nas iaitu dari ayat-ayat Al-Quran atau Hadis Sahih. Ulasan saya di penghujung artikel ini. Bacalah dengan hati terbuka.
}

Oleh Syeikh Dr. Amru Wardani

Mereka berkata: Kamu bermazhab karena kamu seorang yang fanatik!

Saya jawab: Tidak! saya bukan fanatik. Saya berlindung dengan Allah daripada sifat fanatik. Saya bermazhab karena saya melihat bahwa mazhab-mazhab fiqh semuanya:

1) Musannadah:
Mazhab-mazhab ini memiliki sanad sampai kepada Rasulullah saw. sehingga kesahihannya terjamin.

2) Mudallalah:
Mazhab-mazhab ini memiliki landasan argumentasi/dalil. Dalil tersebut tidak hanya dalil disebutkan secara eksplisit saja, namun ada dalil yang implisit.

3) Muashshalah:
Mazhab-mazhab ini memiliki metodologi berfikir yang terkodifikasikan dalam kitab-kitab usul fiqh, sehingga sangat tepat dan terukur dalam pengambilan dalil dari Al-Quran dan Sunnah.

4) Makhdumah:
Mazhab-mazhab ini dikhidmah/di layani oleh ratusan bahkan ribuan ulama setelahnya, dari matan menjadi syarah dan dari syarah melahirkan hasyiyah. Kemudian juga diberi taqrir dan tanbih, serta khidmah/pelayanan ilmiah lainnya. Ini juga memberikan jaminan akan kesahihan pemahaman keagamaan yang ada di dalam mazhab.

5) Muqa’adah:
Mazhab-mazhab ini memiliki kaedah-kaedah fiqh yang sangat rasional, seperti kitab “Al-Asybah wan Nadzoir” karya Imam Suyuti dalam mazhab Syaf’ie, kitab “Al-Asybah wan Nadzoir” karya Ibnu Nujaim dalam Mazhab Hanafi, kitab “Ta’sisun Nadzor” dalam Mazhab Maliki, dan kitab “Raudhatun Nadzir” dalam mazhab Hanbali.

6) Mumanhajah:
Mazhab-mazhab ini memiliki manhaj berfikir yang jelas, detail dan tepat

7) Muttasiqah:
Mazhab-mazhab ini memiliki tingkat amanah ilmiah yang sangat tinggi dalam menisbatkan sebuah pendapat kepada penuturnya, di dalamnya ada yang dikenal dengan qaul mukharraj dan ada juga yang disebut dengan qaul mansus.

8) Munfatihah:

Mazhab-mazhab ini memiliki cara berfikir yang elegan dan terbuka serta sangat toleran. Karena mempunyai kaedah-kaedah usul fiqh dan hal-hal yang bersifat kulli yang masih memungkinkan generasi penerusnya untuk mengembangkannya sesuai dengan masalah-masalah kontemporari yang terjadi seiring perkembangan zaman.

*Penulis Ahli Darul Ifta’ Mesir
Dan Pengajar Usul Fiqh di Masjid Al Azhar.

{
Secara logiknya zaman Nabi Muhammad tidak wujud sebarang Mazhab ataupun sebarang fahaman / puak ketika baginda hidup ataupun setelah baginda wafat. Pada masa itu ada hanya satu sahaja iaitu agama Islam dan Allah hanya redha dan iktiraf agama Islam yg diturunkan kepada nabi Muhammad saw sahaja.

Surah 5. Al-Maeda, Verse 3:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Translation:
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

5:3. Prohibited for you are animals that die of themselves, blood, the meat of pigs,* and animals dedicated to other than GOD. (Animals that die of themselves include those) strangled, struck with an object, fallen from a height, gored, attacked by a wild animal—unless you save your animal before it dies—and animals sacrificed on altars. Also prohibited is dividing the meat through a game of chance; this is an abomination. Today, the disbelievers have given up concerning (the eradication of) your religion; do not fear them and fear Me instead. Today, I have completed your religion, perfected My blessing upon you, and I have decreed Submission as the religion for you. If one is forced by famine (to eat prohibited food), without being deliberately sinful, then GOD is Forgiver, Merciful.

Islam itu adalah agama yang satu tetapi Allah tahu bahawa di kemudian hari nanti manusia akan berpecah belah menjadi berpuak-puak dan masing-masing berbangga dengan bawakan masing-masing.

Surah 23. Al-Mumenoon, Verse 52:

وَإِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ

Translation:
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.

Surah 23. Al-Mumenoon, Verse 53:

فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ زُبُرًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

Translation:
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).

23:51. O you messengers, eat from the good provisions, and work righteousness. I am fully aware of everything you do.
23:52. Such is your congregation—one congregation—and I am your Lord; you shall reverence Me.
23:53. But they tore themselves into disputing factions; each party happy with what they have.
23:54. Therefore, just leave them in their confusion, for awhile.
23:55. Do they think that, since we provided them with money and children,
23:56. we must be showering them with blessings? Indeed, they have no idea.
23:57. Surely, those who are reverently conscious of their Lord,
23:58. And who believe in the revelations of their Lord,
23:59. And who never set up any idols beside their Lord,
23:60. As they give their charities, their hearts are fully reverent. For they recognize that they will be summoned before their Lord,
23:61. They are eager to do righteous works; they compete in doing them.
23:62. We never burden any soul beyond its means, and we keep a record that utters the truth. No one will suffer injustice.

Perlu diingatkan di sini bahawa Nabi Muhammad saw tidak akan dipertanggung-jawabkan dengan kemunculan puak-puak dan Mazhab ini.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 159:

إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Translation:
Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

6:159. Those who divide themselves into sects do not belong with you. Their judgment rests with GOD, then He will inform them of everything they had done.

Allah telah mengkategorikan bahawa sesiapa yg mengada-adakan Mazhab dan berpuak-puak tergolong dalam kalangan orang yg syirik. Maka tak mungkin Nabi Muhammad saw merestui dan mengiktiraf mana-mana dari golongan ini. Masya Allah.

Surah 30. Ar-Room, Verse 30:

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Translation:
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

Surah 30. Ar-Room, Verse 31:

مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Translation:
dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,

Surah 30. Ar-Room, Verse 32:

مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

Translation:
yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

30:30. Therefore, you shall devote yourself to the religion of strict monotheism. Such is the natural instinct placed into the people by GOD. Such creation of GOD will never change. This is the perfect religion, but most people do not know.
30:31. You shall submit to Him, reverence Him, observe the Contact Prayers (Salat), and—whatever you do—do not ever fall into idol worship.
30:32. (Do not fall in idol worship,) like those who divide their religion into sects; each party rejoicing with what they have.

Perlu diingatkan bahawa Al-Quran itu telah lengkap dan tidak ada satupun yg tertinggal. Jangan sesekali kita ragu atau menyimpan sebarang perasaan ragu kepadanya.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 38:

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُم مَّا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِن شَيْءٍ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

Melayu:
Dan tidak seekor pun binatang yang melata di bumi, dan tidak seekor pun burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan mereka umat-umat seperti kamu. Tiada Kami tinggalkan sesuatu pun di dalam kitab Al-Quran ini; kemudian mereka semuanya akan dihimpunkan kepada Tuhan mereka (untuk dihisab dan menerima balasan).

En: Khan:
There is not a moving (living) creature on earth, nor a bird that flies with its two wings, but are communities like you. We have neglected nothing in the Book, then unto their Lord they (all) shall be gathered.

Ingat ini adalah janji Allah SWT bahawa Al Quraan itu lengkap dan tidak satupun yang tertinggal. Tetapi mengapa kita masih lagi ragu-ragu. Mungkin manusia suka mengambil jalan mudah atau berlagak lebih pandai dari Allat SWT itu sendiri. Masya Allah. Subhanallah.

AlQuraan diterangkan dengan sejelas-jelasnya.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 114:

أَفَغَيْرَ اللَّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنزَلَ إِلَيْكُمُ الْكِتَابَ مُفَصَّلًا وَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْلَمُونَ أَنَّهُ مُنَزَّلٌ مِّن رَّبِّكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

Indonesian:
Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

En: Khan:
[Say (O Muhammad SAW)] “Shall I seek a judge other than Allah while it is He Who has sent down unto you the Book (The Quran), explained in detail.” Those unto whom We gave the Scripture [the Taurat (Torah) and the Injeel (Gospel)] know that it is revealed from your Lord in truth. So be not you of those who doubt.

Membawa maksudnya yang tersendiri. Al-Quraan itu diperjelaskan dengan secara terperinci. Carilah di dalam Al Quraan itu dan In Sya Allah kita akan menjumpainya. Jangan ragu-ragu.

Sebuah Kitab yang tiada sebarang keraguan di dalamnya.

Surah 2. Al-Baqara, Verse 2:

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

Indonesian:
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

En: Khan:
This is the Book (the Quran), whereof there is no doubt, a guidance to those who are Al-Muttaqun [the pious and righteous persons who fear Allah much (abstain from all kinds of sins and evil deeds which He has forbidden) and love Allah much (perform all kinds of good deeds which He has ordained)].

Tiada keraguan atau dalam English NO DOUBT tetapi manusia masih lagi ragu-ragu. Always HARBOUR DOUBT. Itulah sifat semulajadi Manusia.
}

Orang Beriman 66. Bertaqwa dan bercakap perkataan yang benar.

Surah Al-Ahzab

33|70|يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَقُولُوا۟ قَوْلًۭا سَدِيدًۭا

[33:70] Wahai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan ucapkanlah perkataan yang benar,

33:70 O you who believe, reverence God and utter only the correct utterances.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 71:

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Translation:
niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

33:71. He will then fix your works, and forgive your sins. Those who obey GOD and His messenger have triumphed a great triumph.

Kata-kata Manusia 1.

{
Ini adalah kisah yang diterima dari Whatsapp. Sudah menjadi trend dakwah Islam disebarkan melalui kaedah ini tetapi apa yang menjadi kemusykilan adakah ianya benar? Apa yang saya cuba kupas ini boleh menjadi sesuatu yang perlu difikirkan semula. Kisah-kisah yang dihidangkan ini tidak dari sumber yang sahih dan juga tidak langsung disandarkan dengan nas dari Al-Quran. Jangan sesekali kita terpedaya dengan bisikan Syaitan kerana tugas Syaitan adalah memperdaya manusia sehingga terpedaya. Sesungguhnya Syaitan itu adalah musuh yang nyata. Berhati-hatilah umat Islam keseluruhannya.

Mana-mana cerita atau kisah yang bercanggah dengan Al-Quran perlulah dijauhi dan dihindari sama sekali. Jangan sesekali kita pula mentularkan cerita sedemikian. Yang dalam curly bracket tu adalah daripada saya.
}

~CARILAH AKU DI NERAKA, DAN TOLONG BAWAKU KE SYURGA..~😢

Menziarahi seorang teman yang sedang tenat sakitnya, dia menggenggam erat tangan saya, lalu menarik ke mukanya, mahu membisikkan sesuatu..

Dalam airmata bergenang dan lafaz yang tersangkut-sangkut dia berkata,” jika hang tidak nampak aku di syurga, btanyalah Allah di mana aku, tolonglah aku ketika itu…”

Dia langsung teresak menangis, lalu saya memeluknya dan meletakkan muka saya di bahunya. Saya berbisik,” Insyaallah, insyaallah, aku juga mohon hang buat begitu jika hang juga tidak nampak aku di syurga…”

Kami menangis bersama, entah berapa lama…

Bila saya meninggalkan wad hospital, saya terkenang pesanannya…

Sebenarnya pesanan itu pernah dipesan oleh seorang ulamak besar, Ibnu Jauzi, yg berkata kpd sahabatnya sambil menangis :

” Jika kamu tidak menemui aku di syurga bersama kamu, maka tolonglah tanya kepada Allah tentang aku ; Wahai Tuhan kami,si fulan sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di syurga.”

Ibnu Jauzi berpesan begini bersandar kepada sebuah hadis :

“Apabila penghuni syurga telah masuk ke dalam syurga lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yg selalu bersama mereka dahulu di dunia, maka mereka pun bertanya kepada Allah ; Ya Rabb! kami tidak melihat sahabat-sahabatkami yang sewaktu di dunia bersolat bersama kami, berpuasa bersama kami dan berjuang bersama kami…”

Maka Allah berfirman, ” Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman, walau hanya sebesar zarrah”.
(Ibnu Mubarak dlm kitab Az Zuhd)

{
Manusia akan dihadapkan di hadapan Allah swt pada Hari Pengadilan. Manusia akan diadili seadil-adilnya dan tidak seorang pun yang akan teraniaya. Pada hari itu semua saksi akan di bawa, kitab empunya diri dipersembahkan dan seluruh anggota badan termasuk kulit juga akan menjadi saksi. Jadi janganlah kita percaya lagi cerita lain selain dari apa yang diperjelaskan oleh Al-Quran.

Saksi yang akan menjawab. Semasa di hari Pengadilan, hanya saksi-saksi yang akan menjawab. Jiwa manusia tidak dibenarkan menjawab sebarang pertanyaan dari Allah. Pada hari itu, kitab yang merekodkan perilaku manusia akan dibentangkan sebagai bukti pengesahan. Tangan, kaki dan kulit akan berkata-kata menjawab segala soalan yang dikemukakan semasa pengadilan nanti. Tidak ada satu perkara pun yang akan terlepas. Allah tidak sesekali akan melakukan sebarang kesilapan. Maha suci Allah dari apa yang mereka perkatakan. Kalau sudah terlepas dalam neraka, maka sahlah keputusan penghakiman iaitu bahawa timbangan kejahatan anda telah melebihi timbangan kebaikan anda, maka dengan itu anda ditempatkan di dalam Api.

Surah 39. Az-Zumar, Verse 69:

وَأَشْرَقَتِ الْأَرْضُ بِنُورِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتَابُ وَجِيءَ بِالنَّبِيِّينَ وَالشُّهَدَاءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُم بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Translation:
Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.

39:69. Then the earth will shine with the light of its Lord. The record will be proclaimed, and the prophets and the witnesses will be brought forth. Everyone will then be judged equitably, without the least injustice.

Surah 83. Al-Mutaffifin, Verse 21:

يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ

Translation:
yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).

Sura 83 – The Cheaters (Al-Mutaffifeen) المطففين

كَلّا إِنَّ كِتٰبَ الأَبرارِ لَفى عِلِّيّينَ

83:18. Indeed, the book of the righteous will be in ‘Elleyyeen.

وَما أَدرىٰكَ ما عِلِّيّونَ

83:19. Do you know what ‘Elleyyeen is?

كِتٰبٌ مَرقومٌ

83:20. A numerically structured book.

يَشهَدُهُ المُقَرَّبونَ

83:21. To be witnessed by those close to Me.

إِنَّ الأَبرارَ لَفى نَعيمٍ

83:22. The righteous have deserved bliss.

عَلَى الأَرائِكِ يَنظُرونَ

83:23. On luxurious furnishings they watch.

تَعرِفُ فى وُجوهِهِم نَضرَةَ النَّعيمِ

83:24. You recognize in their faces the joy of bliss.

يُسقَونَ مِن رَحيقٍ مَختومٍ

83:25. Their drinks will be spiced with nectar.

خِتٰمُهُ مِسكٌ ۚ وَفى ذٰلِكَ فَليَتَنافَسِ المُتَنٰفِسونَ

83:26. Its spice is like musk. This is what the competitors should compete for.

وَمِزاجُهُ مِن تَسنيمٍ

83:27. Mixed into it will be special flavors.

عَينًا يَشرَبُ بِهَا المُقَرَّبونَ

83:28. From a spring that is reserved for those close to Me.

Surah 16. An-Nahl, Verse 84:

وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

Translation:
Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka dibolehkan meminta maaf.

16:84. The day will come when we raise from every community a witness, then those who disbelieved will not be permitted (to speak), nor will they be excused.

Surah 28. Al-Qasas, Verse 75:

وَنَزَعْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا فَقُلْنَا هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ فَعَلِمُوا أَنَّ الْحَقَّ لِلَّهِ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَفْتَرُونَ

Translation:
Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, lalu Kami berkata “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu”, maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu kepunyaan Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan.

28:75. We will select from every community a witness, then say, “Present your proof.” They will realize then that all truth belongs with GOD, while the idols they had fabricated will abandon them.

Surah 16. An-Nahl, Verse 89:

وَيَوْمَ نَبْعَثُ فِي كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا عَلَيْهِم مِّنْ أَنفُسِهِمْ وَجِئْنَا بِكَ شَهِيدًا عَلَىٰ هَٰؤُلَاءِ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

Translation:
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.

16:89. The day will come when we will raise from every community a witness from among them, and bring you as the witness of these people. We have revealed to you this book to provide explanations for everything, and guidance, and mercy, and good news for the submitters.

Surah 75. Al-Qiyama, Verse 14:

بَلِ الْإِنسَانُ عَلَىٰ نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ

Translation:
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,

75:14. The human being will be his own judge.

Surah 6. Al-Anaam, Verse 130:

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا قَالُوا شَهِدْنَا عَلَىٰ أَنفُسِنَا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ

Translation:
Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: “Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri”, kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.

6:130. O you jinns and humans, did you not receive messengers from among you, who narrated to you My revelations, and warned you about the meeting of this day? They will say, “We bear witness against ourselves.” They were totally preoccupied with the worldly life, and they will bear witness against themselves that they were disbelievers.

Surah 73. Al-Muzzammil, Verse 15:

إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ رَسُولًا

Translation:
Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir’aun.

73:15. We have sent to you a messenger, just as we sent to Pharaoh a messenger.

Surah 41. Fussilat, Verse 20:

حَتَّىٰ إِذَا مَا جَاءُوهَا شَهِدَ عَلَيْهِمْ سَمْعُهُمْ وَأَبْصَارُهُمْ وَجُلُودُهُم بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Translation:
Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.

Sura 41 – Detailed (Fussilat) فصلت

حَتّىٰ إِذا ما جاءوها شَهِدَ عَلَيهِم سَمعُهُم وَأَبصٰرُهُم وَجُلودُهُم بِما كانوا يَعمَلونَ

41:20. Once they get there, their own hearing, eyes, and skins will bear witness to everything they had done.

وَقالوا لِجُلودِهِم لِمَ شَهِدتُم عَلَينا ۖ قالوا أَنطَقَنَا اللَّهُ الَّذى أَنطَقَ كُلَّ شَيءٍ وَهُوَ خَلَقَكُم أَوَّلَ مَرَّةٍ وَإِلَيهِ تُرجَعونَ

The Video Record

41:21. They will say to their skins, “Why did you bear witness against us?” They will reply, “GOD made us speak up; He is the One who causes everything to speak. He is the One who created you the first time, and now you have been returned to Him.”

وَما كُنتُم تَستَتِرونَ أَن يَشهَدَ عَلَيكُم سَمعُكُم وَلا أَبصٰرُكُم وَلا جُلودُكُم وَلٰكِن ظَنَنتُم أَنَّ اللَّهَ لا يَعلَمُ كَثيرًا مِمّا تَعمَلونَ

41:22. There is no way you can hide from your own hearing, your eyes, or your skins. In fact, you thought that GOD was unaware of much of what you do.

وَذٰلِكُم ظَنُّكُمُ الَّذى ظَنَنتُم بِرَبِّكُم أَردىٰكُم فَأَصبَحتُم مِنَ الخٰسِرينَ

41:23. This kind of thinking about your Lord will cause you to fall, and then you become losers.

فَإِن يَصبِروا فَالنّارُ مَثوًى لَهُم ۖ وَإِن يَستَعتِبوا فَما هُم مِنَ المُعتَبينَ

41:24. If they continue the way they are, Hell will be their destiny, and if they make up excuses, they will not be excused.

Surah 36. Ya Seen, Verse 65:

الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Translation:
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

36:65. On that day we will seal their mouths; their hands and feet will bear witness to everything they had done.

Surah 24. An-Noor, Verse 24:

يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Translation:
pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

24:24. The day will come when their own tongues, hands, and feet will bear witness to everything they had done.

Wahai sahabat semua percayalah apa yang dinyatakan di dalam Al-Quran. Al-Quran itu benar. Selain dari Al-Quran itu amat diragui dan tidak mempunyai sebarang asas kebenarannya. Oleh itu bacalah Al-Quran dan fahamilah isi kandungannya. Mudah-mudahan kita tidak terpesong jauh dari Jalan Yang Lurus.

}

Maka wahai sahabat2ku,

Di dalam bersahabat, pilih lah mereka yg boleh membantu kita bukan setakat dunia, tetapi hingga akhirat..

Carilah sahabat2 yg senantiasa berbuat ibadat, bersolat jemaah, berpuasa dan sentiasa berpesan ke arah keimanan, serta berjuang untuk mnegakkan agama.

Carilah teman yg mengajak ke majlis ilmu, mengajak berbuat kebaikan, bermuafakat untuk kerja kebajikan, serta selalu berpesan dgn kebenaran.

Teman yg dicari kerana urusan niaga, pekerjaan, teman tengok bola, teman memancing, teman bershopping, teman fb utk bercerita hal politik, teman whatsapp utk bersembang hal dunia, akan berpisah pada garis mati dan masing2 hanya akan membawa diri sendiri.

Tetapi teman yg bertakwa, akan mencari kita untuk bersama ke syurga….

Semaklah diri, apakah ada teman yg se begini dalam kehidupan kita, atau yg ada mungkin lebih teruk dari kita…

Ayuh bertindak sekarang, kurangkan masa dgn teman yg hanya condong pada garis dunia, carilah teman yg boleh membawa kita bersama ke syurga, kerana kita tidak boleh mengharap ibadat kita shj utk menjengah syurga Allah..

Pelbagaikanlah usaha, moga satu darinya akan tersangkut, membawa kita ke pintu syurga….

Al-Hasan Al-Bashri berkata :

” Perbanyakkanlah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat”.

Pejamkan mata, berfikirlah,.. siapa agaknya antara sahabat2 kita yg akan mencari dan mengajak kita bersama2 ke syurga..

Jika tiada, mulakan hari ini mencari teman ke syurga sebagai suatu misi peribadi.

Agaknya kepada siapa anda boleh berpesan sebegini?

Wallahu a’lam😢

Sifat Manusia

1. Lemah

Surah 4. An-Nisa, Verse 28:

‎يُرِيدُ اللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمْ وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا

Indonesian:
Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.

En: Khan:
Allah wishes to lighten (the burden) for you; and man was created weak (cannot be patient to leave sexual intercourse with woman).

2. Tergesa-gesa.

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 37:

‎خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ

Indonesian:
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.

En: Khan:
Man is created of haste, I will show you My Ayat (torments, proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.). So ask Me not to hasten (them).

Surah 17. Al-Isra, Verse 11:

‎وَيَدْعُ الْإِنسَانُ بِالشَّرِّ دُعَاءَهُ بِالْخَيْرِ وَكَانَ الْإِنسَانُ عَجُولًا

Indonesian:
Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.

En: Khan:
And man invokes (Allah) for evil as he invokes (Allah) for good and man is ever hasty [i.e., if he is angry with somebody, he invokes (saying): "O Allah! Curse him, etc." and that one should not do, but one should be patient].

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 37:

‎خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ

Indonesian:
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.

En: Khan:
Man is created of haste, I will show you My Ayat (torments, proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.). So ask Me not to hasten (them).

3. Keluh Kesah.

Surah 70. Al-Maarij, Verse 19:

‎إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

Indonesian:
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

En: Khan:
Verily, man (disbeliever) was created very impatient;

70:20, 70:21

4. Tidak berterima kasih.

Surah 11. Hud, Verse 9:

‎وَلَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنسَانَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْنَاهَا مِنْهُ إِنَّهُ لَيَئُوسٌ كَفُورٌ

Indonesian:
Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.

En: Khan:
And if We give man a taste of Mercy from Us, and then withdraw it from him, verily! He is despairing, ungrateful.

Surah 17. Al-Isra, Verse 67:

‎وَإِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فِي الْبَحْرِ ضَلَّ مَن تَدْعُونَ إِلَّا إِيَّاهُ فَلَمَّا نَجَّاكُمْ إِلَى الْبَرِّ أَعْرَضْتُمْ وَكَانَ الْإِنسَانُ كَفُورًا

Indonesian:
Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih.

En: Khan:
And when harm touches you upon the sea, those that you call upon besides Him vanish from you except Him (Allah Alone). But when He brings you safely to land, you turn away (from Him). And man is ever ungrateful.

Surah 22. Al-Hajj, Verse 66:

‎وَهُوَ الَّذِي أَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ إِنَّ الْإِنسَانَ لَكَفُورٌ

Indonesian:
Dan Dialah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari nikmat.

En: Khan:
It is He, Who gave you life, and then will cause you to die, and will again give you life (on the Day of Resurrection). Verily! Man is indeed an ingrate.

Surah 42. Ash-Shura, Verse 48:

‎فَإِنْ أَعْرَضُوا فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا إِنْ عَلَيْكَ إِلَّا الْبَلَاغُ وَإِنَّا إِذَا أَذَقْنَا الْإِنسَانَ مِنَّا رَحْمَةً فَرِحَ بِهَا وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ فَإِنَّ الْإِنسَانَ كَفُورٌ

Indonesian:
Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah). Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri (niscaya mereka ingkar) karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar (kepada nikmat).

En: Khan:
But if they turn away (O Muhammad SAW from the Islamic Monotheism, which you have brought to them). We have not sent you (O Muhammad SAW) as a Hafiz (protector) over them (i.e. to take care of their deeds and to recompense them). Your duty is to convey (the Message). And verily, when We cause man to taste of Mercy from Us, he rejoices thereat, but when some ill befalls them because of the deeds which their hands have sent forth, then verily, man (becomes) ingrate!

5. Ingkar.

Surah 14. Ibrahim, Verse 34:

‎وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Indonesian:
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

En: Khan:
And He gave you of all that you asked for, and if you count the Blessings of Allah, never will you be able to count them. Verily! Man is indeed an extreme wrong-doer, – a disbeliever (an extreme ingrate, denies Allah's Blessings by disbelief, and by worshipping others besides Allah, and by disobeying Allah and His Prophet Muhammad SAW).

6. Pembangkang

Surah 16. An-Nahl, Verse 4:

‎خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

Indonesian:
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.

En: Khan:
He has created man from Nutfah (mixed drops of male and female sexual discharge), then behold, this same (man) becomes an open opponent.

Surah 36. Ya Seen, Verse 77:

‎أَوَلَمْ يَرَ الْإِنسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

Indonesian:
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

En: Khan:
Does not man see that We have created him from Nutfah (mixed male and female discharge semen drops). Yet behold! He (stands forth) as an open opponent.

Surah 43. Az-Zukhruf, Verse 15:

‎وَجَعَلُوا لَهُ مِنْ عِبَادِهِ جُزْءًا إِنَّ الْإِنسَانَ لَكَفُورٌ مُّبِينٌ

Indonesian:
Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah).

En: Khan:
Yet they assign to some of His slaves a share with Him (by pretending that He has children, and considering them as equals or co-partners in worship with Him). Verily, man is indeed a manifest ingrate!

7. Manusia itu sombong bila senang dan putus asa bila susah.

Surah 17. Al-Isra, Verse 83:

‎وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا

Indonesian:
Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.

En: Khan:
And when We bestow Our Grace on man (the disbeliever), he turns away and becomes arrogant, far away from the Right Path. And when evil touches him he is in great despair.

Surah 39. Az-Zumar, Verse 49:

‎فَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِّنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Indonesian:
Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.

En: Khan:
When harm touches man, he calls to Us (for help), then when We have (rescued him from that harm and) changed it into a favour from Us, he says: "Only because of knowledge (that I possess) I obtained it." Nay, it is only a trial, but most of them know not!

Surah 41. Fussilat, Verse 49:

‎لَّا يَسْأَمُ الْإِنسَانُ مِن دُعَاءِ الْخَيْرِ وَإِن مَّسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ

Indonesian:
Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.

En: Khan:
Man (the disbeliever) does not get tired of asking good (things from Allah), but if an evil touches him, then he gives up all hope and is lost in despair.

8. Manusia sangat kikir.

Surah 17. Al-Isra, Verse 100:

‎قُل لَّوْ أَنتُمْ تَمْلِكُونَ خَزَائِنَ رَحْمَةِ رَبِّي إِذًا لَّأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الْإِنفَاقِ وَكَانَ الْإِنسَانُ قَتُورًا

Indonesian:
Katakanlah: "Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya". Dan adalah manusia itu sangat kikir.

En: Khan:
Say (to the disbelievers): "If you possessed the treasure of the Mercy of my Lord (wealth, money, provision, etc.), then you would surely hold back (from spending) for fear of (being exhausted), and man is ever miserly!"

9. Manusia paling banyak membantah.

Surah 18. Al-Kahf, Verse 54:

‎وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِن كُلِّ مَثَلٍ وَكَانَ الْإِنسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا

Indonesian:
Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

En: Khan:
And indeed We have put forth every kind of example in this Quran, for mankind. But, man is ever more quarrelsome than anything.

10. Manusia itu zalim dan jahil.

Surah 33. Al-Ahzab, Verse 72:

‎إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

Indonesian:
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,

En: Khan:
Truly, We did offer AlAmanah (the trust or moral responsibility or honesty and all the duties which Allah has ordained) to the heavens and the earth, and the mountains, but they declined to bear it and were afraid of it (i.e. afraid of Allah's Torment). But man bore it. Verily, he was unjust (to himself) and ignorant (of its results).

11. Manusia bila senang lupa daratan tetapi bila susah baru merayu berdoa.

Surah 41. Fussilat, Verse 51:

‎وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍ

Indonesian:
Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa.

En: Khan:
And when We show favour to man, he withdraws and turns away, but when evil touches him, then he has recourse to long supplications.

12. Manusia suka berbuat dosa dan berterusan.

Surah 75. Al-Qiyama, Verse 5:

‎بَلْ يُرِيدُ الْإِنسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ

Indonesian:
Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

En: Khan:
Nay! (Man denies Resurrection and Reckoning. So) he desires to continue committing sins.

13. Manusia dicipta supaya susah.

Surah 90. Al-Balad, Verse 4:

‎لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ

Indonesian:
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

En: Khan:
Verily, We have created man in toil.

14. Manusia adalah ciptaan terbaik Ilahi.

Surah 95. At-Tin, Verse 4:

‎لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Indonesian:
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

En: Khan:
Verily, We created man of the best stature (mould),

Surah 95. At-Tin, Verse 5:

‎ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ

Indonesian:
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),

En: Khan:
Then We reduced him to the lowest of the low,

15. Manusia melampaui batas kerana beranggapan serba cukup.

Surah 96. Al-Alaq, Verse 2:

‎خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ

Indonesian:
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

Surah 96. Al-Alaq, Verse 5:

‎عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Indonesian:
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

En: Khan:
Has taught man that which he knew not.

Surah 96. Al-Alaq, Verse 6:

‎كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَىٰ

Indonesian:
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,

En: Khan:
Nay! Verily, man does transgress all bounds (in disbelief and evil deed, etc.).

Surah 96. Al-Alaq, Verse 7:

‎أَن رَّآهُ اسْتَغْنَىٰ

Indonesian:
karena dia melihat dirinya serba cukup.

En: Khan:
Because he considers himself self-sufficient.

16. Manusia tidak berterima kasih kepada tuhannya.

Surah 100. Al-Adiyat, Verse 6:

‎إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

Indonesian:
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,

En: Khan:
Verily! Man (disbeliever) is ungrateful to his Lord;

Surah 100. Al-Adiyat, Verse 7:

‎وَإِنَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌ

Indonesian:
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

En: Khan:
And to that fact he bears witness (by his deeds);

17. Manusia itu bakhil kerana harta.

Surah 100. Al-Adiyat, Verse 8:

‎وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

Indonesian:
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.

En: Khan:
And verily, he is violent in the love of wealth.

18. Manusia berada dalan kerugian.

Surah 103. Al-Asr, Verse 2:

‎إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

Indonesian:
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

En: Khan:
Verily! Man is in loss,

Angin Duduk atau Angin Ahmar

Dari Whatsapp 1.

“`Pada suatu ketika dimana Nabi Allah Sulaiman a.s duduk di singgahsananya,
Maka datang satu Angin yang cukup besar, maka bertanya Nabi Allah
Sulaiman siapakah engkau……?.

Maka dijawab oleh Angin tersebut : akulah Angin Rihul Ahmar….dan
Aku bila memasuki rongga anak Adam, maka lumpuh, keluar darah dari
rongga, dan apabila aku memasuki otak anak Adam, maka menjadi gilalah anak Adam…..

Maka diperintahkan oleh Nabi Sulaiman a.s supaya membakar angin
tersebut, maka berkatalah Rihul Ahmar kepada Nabi Sulaiman a.s bahwa:
Aku kekal sampai hari Kiamat tiba, tiada sesiapa yang dapat membinasakan Aku melainkan Allah SWT.
Lalu Rihul Ahmar pun menghilang.

Diriwayatkan cucu Nabi Muhammad SAW terkena Rihul Ahmar sehingga keluar darah dari rongga hidungnya.

Maka datang Malaikat Jibril kepada Nabi SAW dan bertanya Nabi kepada Jibril.

Maka menghilang sebentar, lalu Malaikat Jibril kembali mengajari akan do'a Rihul Ahmar kepada Nabi SAW kemudian dibaca do'a tersebut kepada cucu nya dan dengan sekejap cucu Rasulullah sembuh serta merta.

Lalu bersabda Nabi S AW : Bahwa barang siapa membaca do'a stroke/do'a Rihul Ahmar…..walau sekali dalam seumur hidupnya, maka akan dijauhkan dari penyakit ANGIN AHMAR atau
STROKE.

Do'a menjauhkan terhindar dari angin ahmar dan penyakit kronik :

اللهم إني أعوذبك من الريح الأحمر والدم الأسود والداء الأكبر

Allahumma inni a'uzubika minarrihil ahmar, waddamil aswad, waddail akbar….
Artinya :
Ya Allah Tuhanku lindungi aku dari angin merah dan lindungi aku dari darah hitam (stroke) dan dari penyakit berat.

Panjangkanlah ke Group Keluarga, Sahabat kita yang tersayang…agar akita semua terhindar dari STROKE senantiasa dalam balutan sehat dan sejahtera…..!“`

Dari Whatsapp 2.

Penyakit angin ahmar (stroke) ialah penyakit mati sebahagian badan yang biasanya datang secara tiba-tiba dan sukar pula diubati. Walau bagaimana pun dengan rahmat Allah SWT kepada hamba-hambanya maka melalui Nabi Muhammad SAW, umat Islam dikurniakan doa yang sangat mustajab dan besar faedahnya bagi menjauhi penyakit tersebut.

Penyakit angin ahmar ini mempunyai sejarahnya tersendiri yang telah ada semenjak zaman Nabi Sulaiman AS. Semasa baginda mengadap segala rakyatnya termasuk segala jin, manusia dan binatang, semuanya tunduk kepada Nabi Sulaiman AS. Tiba-tiba terlintas di dalam hatinya berkata siapakan makhluk Allah yang tidak mahu tunduk kepadanya. Seketika itu juga menjelma satu makhluk seperti lembaga manusia yang besar, gagah, hebat serta garang. Badannya sebesar pokok dan dikelilingi api lalu merenung tajam ke arah Nabi Sulaiman AS. Nabi Sulaiman AS terkejut dan mengeletar lalu bertanya kepada lembaga itu siapakah dia dan mengapa ia datang. Lembaga itu menjawab bahawa aku adalah Ar-Rihul Ahmar (Angin Ahmar) iaitu penyakit yang amat berbahaya dari lain-lain penyakit. Ia di beri kuasa untuk mendatangkan kesakitan kepada anak cucu Adam, termasuk boleh meresap ke dalam urat saraf, darah dan otak seseorang dan mampu merosakkan segala urat saraf sehingga menjadi hilang akal.

Nabi Sulaiman AS segera mengarahkan segala jin-jin dan panglima-panglimanya agar menangkap dan membunuh Ar-Rihul Ahmar itu. Apabila jin-jin dan panglima-panglimanya berjaya menangkap Ar-Rihul Ahmar dan cuba menghapuskannya dengan sambil gelak ketawa Ar-Rihul Ahmar itu menjawab bahawa tiada suatu makhluk dan kaedah pun yang boleh membunuh dan menghapuskannya serta ia akan kekal hidup, lalu dengan segera ia menghilangkan diri.

Ar-Rihul Ahmar muncul semula pada zaman Nabi Muhammad SAW, cucu baginda iaitu Saidina Hassan bin Ali pernah terkena penyakit rongga dan keluar darah. Ketika itu, turun Malaikat Jibril memberitahu bahawa Hassan terkena penyakit Angin Ahmar. Lalu baginda bertanya adakah ubat penawarnya. Jibril menjawab 'ada' lalu ghaib. Sebentar kemudian kembali memberitahu Rasulullah bahawa Allah SWT telah mengurniakan doa mustajab bagi sesiapa yang membacakannya walaupun sekali seumur hidup akan dilindungi dari penyakit angin ahmar. Baginda pun membaca doa ini, lalu Saidina Hassan pun sembuh Baginda menganjurkan kepada para sahabat agar mengajarkan doa ini kepada seluruh umat Islam.

Maksudnya:
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang; dan dengan-Nya kami memohon pertolongan; dan dengan Allah; dan dari Allah; dan kepada Allah; dan segala pujian tertentu bagi Allah; dan tiada Tuhan melainkan Allah; dan Allah Maha Besar, yang Maha Mulia dan Maha Agung; yang aku takut dan bimbang terhadap-Nya. Allah Maha Besar dengan segala kebesaran-Nya; segala pujian tertentu bagi Allah, sebanyak-banyak pujian.

Dan Maha Suci Allah pagi-pagi dan petang-petang. Dengan nama Allah yang menyembuhkan, dengan nama Allah yang mencukupkan; dan dengan nama Allah yang menyihatkan; dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tiada memberi mudharat sesuatu apa jua di bumi dan di atas langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan Kami turunkan sesetengah dari Al-Quran yang menjadi penawar dan rahmat untuk orang-orang yang beriman.

Ya Allah, aku yang menjampi dan Engkau yang menyembuhkan. Aku berlindung dengan-Mu daripada kejahatan yang telah Engkau takdirkan. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku berlindung dengan Allah, Tuhanku dan Penciptaku, Pembentukku dan Pencipta Rupabentukku dan Pemberi Rezeki sekalian manusia. Aku berlindung dengan Allah daripada sekalian kebinasaan, dan segala maksiat, bala bencana, penyakit dan segala kesakitan, kemalasan, kemunduran dan kebinasaan.

Ya Allah, lindungilah penanggung (pengguna) suratku ini dengan nama-Mu yang Maha Mulia dan Maha Agung; dan sifat-sifat-Mu yang sempurna, wahai Yang Mempunyai Kebesaran dan Kekayaan. Wahai Tuhan yang memiliki kerajaan dan alam malakut; wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kegagahan.

Maha Suci Engkau, alangkah besarnya Engkau wahai pencipta segala langit dan bumi. Wahai Tuhan tempat berlindung mereka yang menyesal (akan dosa-dosa mereka); wahai Tuhan yang Maha Pengasih terhadap orang-orang miskin; wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kekuasaan, wahai Tuhan yang mempunyai belas kasihan dan memberi kebajikan dan Ihsan; wahai Tuhan yang banyak kasih sayang, wahai Tuhan yang banyak memberi; wahai Tuhan yang Maha Gagah dan tiada sesiapapun yang mampu mengalahkan-Nya; wahai Yang Melindungi dan Dia tidak memerlukan perlindungan, aku berlindung dengan-Mu dari azab ke atas badan dan kesempitan; dan aku berlindung dengan-Mu dari penyakit Angin Ahmar dan penyakit yang besar yang menimpa ke atas diri dan roh, darah dan daging, tulang dan kulit, urat dan urat saraf.

Maha Suci Engkau; yang apabila Engkau menghendaki sesuatu maka Engkau hanya mengatakan “Jadilah! Maka jadilah ia”. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Wahai Tuhan yang menjadikan; wahai Tuhan yang membuat kebajikan, wahai Tuhan yang memberi pertolongan, wahai Tuhan yang Maha Gagah, wahai Tuhan yang Maha Adil, wahai Tuhan yang Berdiri dengan Keadilan, wahai Tuhan yang mendengar tangisan orang-orang yang meminta pertolongan. Wahai Tuhan yang memulakan (dari tiada kepada ada), wahai Tuhan yang mengembalikan, wahai Tuhan yang menolak, wahai Tuhan yang Mencukupkan. Wahai Tuhan yang menyembuhkan, wahai Tuhan yang meng’afiatkan, wahai Tuhan yang memberi pertolongan terhadap orang yang memohon pertolongan.

Wahai Tuhan yang menerima kesyukuran, wahai Tuhan yang banyak memberi balasan atas kesyukuran. Wahai Tuhan yang Maha Kasih Sayang, wahai Tuhan yang Maha Belas Kasihan, wahai Tuhan yang memberi pertolongan, wahai Tuhan yang Maha Berkuasa, wahai Tuhan yang Maha Gagah, wahai yang Maha Berkuasa, wahai Tuhan yang Maha Agung, wahai Tuhan yang mendahulukan, wahai Tuhan yang mengkemudiankan. Wahai Tuhan yang hidup, wahai Tuhan yang berdiri dengan sendiri-Nya, yang membalas mereka yang jujur dengan balasan ke atas tiap-tiap diri dengan apa yang mereka usahakan. Wahai Tuhan yang memerintahku, wahai Tuhanku yang memiliki aku, wahai Tuhan yang memberi perlindungan.

Wahai yang Maha Mengetahui sesuatu yang kami sembunyikan dan kami dedahkan; wahai Hakim yang menjatuhkan hukuman, wahai Tuhan yang memerintah sekalian orang-orang yang beriman; wahai Tuhan pembantu orang-orang.

{
Kisahnya hampir-hampir sama tetapi terdapat sedikit perbezaan. Yang pertama tu doanya pendek tetapi yang kedua doanya amat panjang sekali. Amat jelas sekali ini adalah cerita bohong atau cerita dongeng dahulu kala yang langsung tidak mempunyai asas dan direka untuk memburukkan nama Nabi Muhammad saw dan merendahkan kebesaran Allah swt. Cerita dongeng seperti ini perlulah dihentikan penyebarannya dengan serta merta. Umat Islam hendaklah menggunakan Pendengaran, Penglihatan dan Akal untuk menilai cerita seperti ini. Janganlah sesekali kita terpengaruh dengan bisikan Syaitan. Sesungguhnya Syaitan itu adalah musuh nyata bagi manusia. (Real Enemy)

Terlalu banyak kisah-kisah yang hebat yang diturunkan Allah melalui kitabnya Al-Quran tetapi mengapa manusia masih lagi tidak mahu mengambil iktibar daripadanya? Mengapa masih lagi mempercayai kisah-kisah yang tidak tahu hujung pangkalnya.

Nabi Sulaiman adalah seorang nabi yang hebat dan telah dianugerahkan dengan pelbagai kebolehan / mukjizat. Beliau juga telah dianugerahkan sebuah kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh seseorang pun selepasnya. Salah satu mukjizat yang dianugerahkan kepadanya adalah mengawal angin.

Surah 38. Sad, Verse 35:

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنبَغِي لِأَحَدٍ مِّن بَعْدِي إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

Translation:
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi".

38:35. He said, "My Lord, forgive me, and grant me a kingship never attained by anyone else. You are the Grantor."

Surah 21. Al-Anbiya, Verse 81:

وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِي بِأَمْرِهِ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عَالِمِينَ

Translation:
Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

21:81. For Solomon, we committed the wind gusting and blowing at his disposal. He could direct it as he wished, to whatever land he chose, and we blessed such land for him. We are fully aware of all things.

Surah 34. Saba, Verse 12:

وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ وَمِنَ الْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ

Translation:
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.

34:12. To Solomon we committed the wind at his disposal, traveling one month coming and one month going. And we caused a spring of oil to gush out for him. Also, the jinns worked for him, by his Lord's leave. Any one of them who disregarded our commands, we subjected him to a severe retribution.

Al-Quran sebagai penyembuh. Begitu juga dengan madu. Dah terang terang dalam Al-Quran sebut Al-Quran dan madu sebagai penyembuh tapi benda lain yang manusia percayai. Sesungguhnya manusia itu adalah makhluk yang selalu was-was dan keluh kesah.

Surah 17. Al-Isra, Verse 82:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
Indonesian:
Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

En: Khan:
And We send down from the Quran that which is a healing and a mercy to those who believe (in Islamic Monotheism and act on it), and it increases the Zalimun (polytheists and wrong-doers) nothing but loss.

Surah 10. Yunus, Verse 57:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
Indonesian:
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.

En: Khan:
O mankind! There has come to you a good advice from your Lord (i.e. the Quran, ordering all that is good and forbidding all that is evil), and a healing for that (disease of ignorance, doubt, hypocrisy and differences, etc.) in your breasts, – a guidance and a mercy (explaining lawful and unlawful things, etc.) for the believers.

Surah 41. Fussilat, Verse 44:

وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَّقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِن مَّكَانٍ بَعِيدٍ
Indonesian:
Dan jikalau Kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh".

En: Khan:
And if We had sent this as a Quran in a foreign language other than Arabic, they would have said: "Why are not its Verses explained in detail (in our language)? What! (A Book) not in Arabic and (the Messenger) an Arab?" Say: "It is for those who believe, a guide and a healing. And as for those who disbelieve, there is heaviness (deafness) in their ears, and it (the Quran) is blindness for them. They are those who are called from a place far away (so they neither listen nor understand).

Surah 16. An-Nahl, Verse 69:

ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِّلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Indonesian:
kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

En: Khan:
"Then, eat of all fruits, and follow the ways of your Lord made easy (for you)." There comes forth from their bellies, a drink of varying colour wherein is healing for men. Verily, in this is indeed a sign for people who think.

Manusia dijadikan keluh kesah.

Surah 70. Al-Maarij, Verse 19:
إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا
Indonesian:
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

[70:19] Indeed, the human being is anxious.
[70:20] If touched by adversity, despondent.
[70:21] If blessed by wealth, stingy.

}